Friday, May 08, 2009

Gelapnya Kampanye

Semua orang berfokus kepada satu kesalahan tanpa mau melihat adanya kemungkinan kesalahan pada lain hal. Terutama kasus yang terjadi sekarang ini tentang pembunuhan Nasrudin, yang katanya dibunuh oleh Antasari Azhar ato AA. Pemberitaan yang paling gencar semuanya bercerita tentang AA yang menjadi dalang pembunuhan dan semua berita mengatakan bahwa dia membunuh lantara masalah perempuan...... loh loh apa ini ko pipomon ngomongin hal beginian yang terlalu serius..... weleh weyeh..... ga pipomon banget.

Ocey, pipomon ngomong gini ga pantes, pipomon itu hanyalah seorang anak kecil yang terperangkap dalam tubuh orang dewasa, sperti Mils bilang ke pipo, yup temen pipo satu ini yang pernah bilang. Jadi ada benernya juga, ini pembenaran supaya apa yang pipo tulis disini dianggep sbegai pemikiran dari anak kecil. Ocey this is not a grown up person just a kid trap in grown up body way of thinking.

Lanjut ke berita yang belakangan ini beredar, khususnya mengenai pembunuhan Nasrudin. Belakangan ini diberitakan otak pembunuhan adalah Antasari Azhar, dan kesemua beritanya itu mengatakan latar belakan permasalahan itu karena rebutan seorang Caddy cewe. Jujur ajah berita ini dan sekali lagi pipo bilang berita ini seperti sudah menjadi opini yang sudah terbentuk kepada semua orang yang ada. Di kantor Pipo juga meyakini bahwa pembuhan ini dilatar belakangi permasalahan perempuan, penjual mie bakso di depan rumahpun akhirnya berbicara dan meyakini hal tersebut bahwa latar belakangnya adalah masalah perempuan.

Hmmmm untuk sebuah berita besar pembunuhan apalagi hanya memakan satu korban rasanya pangkal permasalahannya terlalu sepele. Mungkin karena orang besar yang menjadi tersangka jadinya berita ini sangat besar sekali pembicaraannya.

Pipo melihat hal ini teralu simpel kalo dikarenakan masalah perempuan. Otak anak kecil pipo bilang hal ini mungkin terkait dengan Black Campaign. Sebuah kata-kata yang terucap oleh adik Nasrudin mengatakan bahwa ada orang besar yang terlibat pada kasus pembunuhan Nasrudin, kakaknya.

Seiring perkembangan kasus pipo mendengar kalo katanya Antasari menjadi otaknya dan adiknya lalu mengatakan bahwa ini ga quote sepenuhnya. Tapi hanya berdasarkan apa yang pernah pipo denger di berita, namun sayangnya sekarang udah ga di pake lagi pernyataanya. Sesuai dengan perkembangan kasus, ato juga bukan perkembangan tapi arahan dari atasan, adiknya pernah mengatakan bahwa, setelah ditetapkan sebagai saksi, dia bilang KPK adalah bawahan langsung dari Presiden. Jadi presiden bertanggung jawab. Sayangnya pernyataan ini sudah ga di beritakan lagi atau sudah di cut. Seperti liputan yang pernah ditayangkan oleh Trans TV saat kejadian penabrakan Mobil Polisi terhadap Demonstran secara sengaja. Setelah dua kali tayang liputan ini dilarang untuk ditayangkan lagi setelah mendapatkan instruksi dari orang tinggi.

Pernyataan dari adiknya Nasrudin ini yang buat Pipo sedikit nyeleneh pikiranya jadi bilang ini adalah black campaign. Hueheheh... pipomon kids Male 5-14 mode on. Info juga di dapat katanya pembunuhan yang terjadi pada Nasrudin setelah dia mendapatkan sms dari Antasari bahwa dia akan di lenyapkan tampaknya pelenyapan yang ada disini tidak bertujuan untuk benar melenyapkan tapi akan membuat dia menderita karena katanya RNI sedang dalam pengawasan KPK.

Pipo merasa entah adiknya ini terlibat juga dalam pembunuhan kakaknya sendiri atau dia dimanfaatkan oleh pihak lain dalam pembunuhan Nasrudin. Sayangnya pemberitaan sekarang ini lebih memfokuskan bahwa asal muasal permasalahan adalah masalah perebutan perempuan.

Pipo berharap masyarakat sekarang lebih menjadi cerdas dengan tidak hanya menyerap berita yang ada seperti itu saja. Sekarang ini saja banyak sekali berita yang simpang siur.

No comments: