Thursday, February 14, 2008

Death By Chocolate


Woo.. serem bener judulnya haha.. well, bukan nya mo nakut²in, tapi ini adalah sebuah kafe di jembatan penghubung nya Pondok Indah Mall I dan II.. dengan tata ruang yang cukup mewah dan sofa yang empuk, kafe ini emang cocok jadi tempat nongkrong para eksmud².. menu² nya tentu saja bisa ditebak dari nama kafe nya, dimana mayoritas menu didominasi oleh makanan serba coklat..

Minuman nya beragam mulai dari yang simple seperti hot chocolate, campuran coklat dan karamel, sampai yang namanya Creme Bruele yang berupa kompinasi white chocolate, milk dan caramel.. tentu saja ada juga kopi dan teh buat yang tidak suka minuman coklat..

Untuk makanannya, benar² tidak bisa dipisahkan dari coklat.. menu andalan nya Death by Chocolate merupakan sebuah chocolate cake, disirami saus white chocolate, ditemani beberapa butir blueberry (atau blackberry, gw kurang tau), 2 sendok chocolate ice cream, dan sepotong wafer yang disirami melted chocolate.. untuk menu lain nya juga selalu mengandung chocolate.. pokoknya disini anda benar² dijamin untuk merasakan "Death by Chocolate".. (HNA)

Bukan Binatang Biasa by Raditya Dika

Buku ini adalah buku ketiga dari Raditya Dika. Ia pernah menulis dua buku lain sebelumnya yang berjudul Kambing Jantan dan Cinta Brontosaurus. Cerita dalam buku ini juga tidak jauh berbeda dari dua buku sebelumnya yang pernah ia tulis, yang masih menceritakan komedi yang kebanyakan dari pengalaman pribadinya.
Dalam bukunya ini Raditya Dika berusaha mengangkat cerita-cerita tentang remaja, dunia perkuliahan khususnya. Dimana ada satu cerita tentang dia (Raditya Dika-Red) sedang membuat skripsi yang bertema dunia badut.
Untuk mensukseskan penelitiannya ini dia tidak tanggung-tanggung jadi badut seharian berkeliling ibu kota, dari mulai menari kayang hingga berpura-pura menjadi badut yang mabuk ia lakukan. (HNA)

Tisu Toilet Penyebab Pemanasan Global

Menurut IPCC (Intergovermental Panel and Climate Change) pada tahun 2005 akan terjadi peningkatan suhu 0,6 - 0,7%. Ketersediaan air di negara-negara tropis berkurang 10 – 30%, serta semangkin panjangnya musim panas dibandingkan dengan musim dingin.
Saat-saat ini sedang maraknya pembahasan mengenai pemanasan global atau global warming, karena sudah diperkirakan lebih dari setengah kota-kota besar di dunia akan terkena pemanasan global. Pemanasan global adalah meningkatnya suhu dipermukaan bumi akibat peningkatan jumlah emisi gas rumah kaca di atmosfer. Pemanasan global akan berpengaruh terhadap perubahan iklim yang dapat menyebabkan banjir dan erosi.
Ada satu contoh penyebab pemanasan global yang belum kita sadari yaitu tisu toilet, salah satu penyebabnya jutaan ton tisu toilet diperoduksi dari sebuah lahan hutan tropis yang digantikan kebun kayu akasia dan eucalyptus. Contohnya saja kalau kita pergi ke mall-mall atau kantor-kantor pasti di toilet banyak sekali tisu-tisu yang terbuang begitu saja. Padahal untuk menghasilkan sehelai tisu membutuhkan waktu yang lama sekali untuk memperoleh bahan dasarnya dan harus mengorbankan ekosistem alam. Tidak tanggung-tanggung industri bubur kertas (pulp) menghabiskan lahan hutan yang menjadi pengolah emisi karbon. Air yang semangkin berkurang akibat dari penebangan hutan yang buruk, pencemaran sungai-sungai oleh limbah pabrik bubur kertas dan tisu toilet berdampak pada percepatan perubahan iklim.
Sudah saatnya sekarang kita merubah gaya hidup kita, tidak konsumtif terhadap sumber daya yang tidak dapat diperbaharui dan menjaga kelestarian hutan. (HNA)

Tren Gaya Hidup Modern Padukan Teknologi Komunikasi Teknologi dan Intertainment


Gaya hidup masyarakat modern inilah yang cenderung memacu pesatnya perkembangan teknologi komunikasi informasi. Untuk mengimbangi gaya hidup masyarakat modern yang serba sibuk, unsur hiburan atau intertainment merupakan unsur yang perlu dipadukan ke dalam teknologi komunikasi dan informasi sehingga perangkat teknologi informasi tak sekedar tampil ‘ala kadarnya’ tetapi juga dapat lebih menarik dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat modern.
Melihat kebutuhan tersebut, Biznet sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi yang menyediakan layanan jaringan (network), layanan internet, layanan hosting dan layanan suara/telepn, memadukan teknologi komunikasi informasi dengan unsur intertaiment melalui MAX3 layanan triple play yang terdiri dari Broadband Internet, Voice Over Internet Protocol (VoIP) dan Interactif TV (IPTV). Ketiga layanan ini dilayani melalui jaringan BIZNET Metro-Fiber Optic Network, yang telah hadir di berbagai kawasan hunian.“Untuk MAX3-Internet kami menawarkan akses tercepat hingga 5 Mbps melalui jaringa fiber optik Biznet, dimana untuk kedepannya kecepatan akan terus ditingkatkan lagi hingga 100 Mbps. Sedangkan dengan MAX3-Phone kami menawarkan layanan VoIP yang dapat menghemat biaya hingga maksimal 90% tergantung negara yang dituju. Serta gratis biaya telepon antar pengguna MAX3, selain MAX3 Internet dan MAX3 Phone juga tersedia fasilitas teknologi TV dengan teknologi berbeda yang dapat dinikmati pada pertengahan tahun mendatang.” Terang Adi Kusma, Presiden Direktur Biznet Network. (HNA)

JAKARTA VS BANJIR



Guyuran air dapat meluluh lantahkan Jakarta dalam sekejap. Kota metropolitan yang biasanya tiada henti berdenyut kini sunyi tanpa kendali.
Hanya dalam waktu sehari semalam di guyur hujan Jakarta lumpuh total. Banjir melanda ibukota untuk kesekian kalinya, aktivitas warga terganggu, jalan-jalan protokol tergenang, kemacetan dimana-mana, busway anak emas Jakarta tidak bias jalan, bandara tidak beroperasi, mobil presiden terjebak banjir.
Sangat ironis sekali melihat keadaan seperti itu, tampaknya banjir melanda adalah suatu hal yang lumrah, yang tidak perlu dianggap sebagai persoalan besar. Kalau memang masyarakat dan pemerintah menganggap banjir persoalan besar tentunya hal ini tidak terjadi untuk kesekian kalinya. Apalagi usia Jakarta sudah bertambah tapi tak diimbangi oleh perbaikan system. Dalam memperbaiki system ini kedua belah pihak harus terlibat mendukung langsung yaitu pemerintah dan masyarakat, tidak bias hanya salah satu saja. Missalnya, pemerintah merencanakan program larangan buamg sampah sembarangan, tetapi masyarakat masih saja membuang sampah sembarangan tanpa menghiraukan peraturan pemerintah. Begitu juga apabila ada lahan resapan air pemerintah jangan mempergunakan lahan tersebut untuk pembangunan rumah, perkatoran atau pusat perbelanjaan.
Salah satu proyek untuk menangani masalah banjir tersebut adalah banjir kanal yang sampai saat ini untuk pembebasan lahannya saja belum menemui titik temu antara pemerintah dengan masyarakat. Itu menandakan bahwa tidak ada tujuan yang sama dalam menyelesaikan masalah ini. Padahal kerugian yang dialami akibat banjir tidak sedikit dan kerugian yang paling berat adalah jatuhnya korban jiwa. Entah itu karena terseret arus banjir atau terkena penyakit pasca banjir. Tapi kenapa kita masih saja tidak peduli dengan lingkungan kita, kenapa kita masih saja saling menyalahkan, bukan saatnya lagi kita berteriak saling mengkritik, menasehati. Bukan dengan omongan banjir dapat dapat teratasi tetapi dengan tindakan yang ril. (HNA)



Thursday, November 08, 2007

Pentingkah Pendidikan

Mutu pendidikan Indonesia selamanya tidak akan bisa ditingkatkan. Melihat begitu banyaknya permasalahan yang dihadapi mulai dari hal terpenting dalam pendidikan sampai hal yang krusial bagi pendidiknya. Sampai bertahun-tahun kedepan mungkin selamanya akan terus menurun.

Dibandingkan negara lain, kita ambil contoh tidak perlu yang jauh-jauh sampai menyebarangi benua cukup yang peling dekat saja negeri jiran contohnya, dulu pada beberapa tahun yang lalu sekitar tahun mereka yang belajar ke Indonesia, tapi sekarang yang terjadi adalah sebaliknya. Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa mutu pendidikan di Indonesia bisa semakin menurun. Padahal katanya ada beberapa pelajar asal Indonesia yang bisa menjuarai kejuaraan sains, fisika, matematika, dan beberapa pelajaran hitung-menghitung dan angka-mengangka lainnya. Tapi ternyata hal itu masih belum bisa mengangkat mutu dan kualitas pendidikan Indonesia.

Sebagai perbandingan, Indonesia memiliki nilai standar kelulusan sekitar angka 4, yang katanya juga dengan angka segitu banyak yang tidak lulus dari ujian dan banyak yang mengulang. Sedangkan Malaysia memiliki angka standar lulus lebih tinggi dari itu. Jika Indonesia juga tidak mau kalah dan meningkatkan standar nilai untuk menjaga gengsi mungkin makin lebih banyak yang tidak lulus.

Masalah utama yang menjadikan mutu pendidikan menurun, jika ditarik jauh pasti berujung dengan masalah keuangan, atau biasa yang disebut dengan UUD, ujung-ujungnya duit. Masalah duit atau uang atau istilah kerennya perekonomian memang menjadi masalah utama di Indonesia ini semenjak 10 tahun kebelakang. Harga bahan pokok yang terung naik, BBM yang terus nambah harganya, Jakarta yang terus macet, loh apa hubungannya. Mungkin terlihat tidak ada hubungannya, tapi ternyata ada. Kemacetan membuat orang membuang waktu percuma dan pemborosan biaya sebesar beberapa trilyun rupiah, bensin yang terbuang percuma beberapa trilyun rupiah dan beberapa hal lainnya.

Dengan melambungnya seluruh kebutuhan hidup ditambah lagi dengan kecilnya gaji seorang guru, merupakan kombinasi yang pas menyebabkan kenapa tidak banyak orang yang ingin menjadi guru. Karena menjadi guru tidak akan bisa memenuhi keperluan hidup mereka dengan mengandalkan uang dari penghasilan mengajar mereka sendiri. Maka merekapun akhirnya ada yang mencari pekerjaan di lain tempat selain menjadi pengajar, seperti tukang ojek, pemulung, sopir angkot, dan lain-lain.

Kerja dobel atau dobel job istilah mutakhirnya, demi mendapatkan penghasilan yang lebih memadai, para guru memilih untuk melakukan pekerjaan dobel. Hal ini secara tidak langsung berpengaruh pada kondisi fisik para guru dan secara langsung mempengaruhi kualitas mengajar mereka.
Sayang seribu sayang, mengetahui hal ini pemerintah tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi hal ini. Terlihat pemerintah tidak memberikan tanggapan yang berarti. Walaupun kabarnya gaji guru akan mendapatkan perhatian lebih tapi dengan tidak membaiknya kondisi ekonomi Indonesia sampai kapanpun rasanya masalah ini tidak akan selesai. Seandainya seluruh orang Indonesai lebih menghargai hak orang lain mungkin tidak akan terjadi seperti ini.

Friday, October 19, 2007

ke-bakar-an

Kebakaran, huh untung tak dapat di raih malang tak dapat di tolak. Mungkin untuk orang yang bisa bersifat tabah akan mengatakan seperti itu. tapi bagi orang yang tidak mungkin akan menangis dan marah-marah atas kemalangan yang dialami. Begitupun dengan pipomon. Mungkin tergolong orang yang tidak sabaran, menangis campur marah-marah kalo sampai terjadi pada diri sendiri.

Tapi mungkin itu kalau memang musibah yang benar-benar musibah. Huehehehe... sifat jahat yang muncul terhadap pemerintah. Maksudnya pipo adalah, jika memang musibah kebakaran karena kelalaian orang dalam menaruh barang dan mungkin karen arus pendek bisa di tolerir. Tapi bagaimana jika hal ini terjadi merupakan upaya pemerintah dalam men-transmigrasi-kan atau men-imigrasi-kan orang-orang secara ‘halus’ tidak dengan secara kasar.

Mungkin terlalu dini buat pipo memiliki pemikiran seperti ini dan mungkin menjadi prejudis. Tapi rasanya kalau dilihat berdasarkan berita yang ditayangkan oleh stasiun tv yang ada kesimpulan seperti ini bisa jadi muncul sendirinya. Bagaimana mungkin kebakaran yang terjadi hampir di setiap rumah yang orangnya pada pulang kampung, pasar tradisional yang tidak ada orangnya juga bisa terjadi kebakaran, siapa yang nyalain api? Tuing? Tuing?!? Bingungkan jadinya.

Mungkin merupakan kebijakan pemrintah yang baru untuk menertibkan kota Jakarta dan beberapa kota besar di berbagai daerah. Karena sudah menumpuk orang-orangnya jadi mereka kewalahan dalam menanganinya, kalau di usir atau di gusur mereka akan melawan balik dan bisa mengadu ke LSM yang bergerak dibidang HAM. Dituntut ke pengadilan dan repot hal lainnya. Jadi dengan cara kebakaran secara ‘alami’ maka mereka akan secara tidak langsung mungkin akan pulang ke kampung mereka lagi.

Sepertinya hal inipun akan terus berlanjut sampai Jakarta akan menjadi milik kita bersama. Sesuai dengan slogan yang disebut-sebutkan terus.

Wednesday, October 10, 2007

leberan oiy

Antusiasme menyambut lebaran benar-benar terasa sekali belakangan ini. Mungkin hanya pipo sendiri yang merasa seperti itu. Rasanya tanggal satu syawal yang sudah didepan mata hanya beberapa hari lagi terasa sangat lama sekali datangnya. Kemungkinan yang lainnya lagi juga karena puasa ditahun ini yang terasa sangat berat sekali, atau mungkin juga karena puasa tahun ini sedikit berbeda, orang-orang sudah merasakan pentingnya berpuasa dari pada hanya sekedar menahan lapar dan haus. Walau masih banyak terdapat orang yang tidak puasa entah dengan berbagai alas an mereka.

Pipo merasa bulan ramadhan tahun ini benar-benar berbeda daripada tahun-tahun yang sebelumnya. Mungkin juga banyak yang merasa seperti ini bukan pipo seorang diri.

Puasa tahun ini menjeadi berbeda dari tahun sebelumnya karena, diawali dengan gerhana bulan total yang terlihat sepekan atau beberapa pecan sebelum puasa, lalu ditambah lagi malam pertama solat tarowih terjadi gempa. Walaupun gempa tersebut berasal dari tempat yang jauh dari kota tempat pipo berada, kota Jakarta, tapi rasa goncagannya bisa dipahami seperti apa deritanya, mengingat tempat kerja pipo yang berada di lantai 20 jadi berasa banget pusingnya. Hehehhehe….

Dengan alasan seperti itu pipo merasa bulan ini benar-benar berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya. Rasanya peringatan dari yang Maha Kuasa sudah sampai pada tahap akhir, seolah-olah puasa tahun ini diperingatkan kalau tidak dilakukan dengan benar maka akan datang azab yang nyata. Waduh ko menjurus ke sesuatu yang menakutkan yah, kita selalu takut akan azab dan hukuman yang akan diberikan kepada kita tapi kita tidak pernah sadar untuk merubah atau memperbaiki kesalahan kita.

Sedikit tambahan di bulan ramadhan tahun ini juga, terjadi banyak sekali kematian. Mungkin tidak mengenal sama sekali orang yang meninggal tersebut, bahkan bertemu secara langsungpun tidak pernah. Tapi mengetahui orang tersebut meninggal di gotong mayatnya, di beritakan berita kematiannya, dan segala macemnya, perasaan takutpun menghampiri apakah pipo juga akan termasuk orang yang merasakan puasa terakhir kalinya pada tahun ini. Atau masih diberi kesempatan untuk melakukan puasa pada tahun depan atau tidak.

Banyak hal sebenarnya yang membuat puasa tahun ini menjadi berbeda dari puasa pada tahun-tahun sebelumnya. Tapi beberapa hal diatas yang membuat pipo benar-benar merasa tahun ini lain dari pada yang lain.

Ada hal lain yang menjadi pemikiran dan semoga tidak menjadi kenyataan. Berawal dari gempa dan tsunami yang menyusul di Aceh, lalu lumpur lapindo yang meluap, sekarang gempa bumi yang bisa di bilang saling bersahut-sahutan, ditambah lagi gunung kelud yang mulai aktif kembali. Mungkin bencana besar yang akan terjadi tidak tahun ini, tapi serangkaian kejadian alam yang terjadi sebaiknya tidak di pandang sebelah mata. Kita harus bisa menggapinya dengan lebih serius dan mungkin melakukan segala persiapan yang sekiranya bisa disiapkan. Survival kit dan hal-hal remeh temeh yang lainnya.

Pipo bukan peramal ataupun cenayang dan juga bukan tergolong paranormal. Tapi hanya lebih memperhatikan kejadian alam lebih serius. Mungkin benar kalau kata orang selama binatang-binatang belom gelisah mungkin tidak akan terjadi apa-apa. Tapi persiapan lebih dini itu lebih baik. Seperti kata pepatah sedia pasyung sebelum hujan.

Wednesday, September 19, 2007

Allah Bantulah Kami menjalani puasa ini....

Bulan puasa terberat yang pernah terjadi di Indonesia. Entah kenapa rasanya tahun ini lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya yang sudah-sudah. Diawali dengan adanya gempa bumi ketika memasuki tarawih pertama di bulan puasa sekarang, tapi sebelummya ternyata sudah di mulai oleh beberapa orang dengan melangkakan minyak tanah. Yup benar sekali masi ada orang yang memanfaatkan suasana ramadhan dengan melangkakan minyak tanah sebagai salah satu kebutuhan hidup. Dan sekali lagi dilakukan ketika memasuki bulan puasa.

Seperti tahun sebelumnya, pemerintah menaikkan harga minya ketika memasuki bulan puasa agar masyarakat tidak melakukan demo dan sebagainya menuntut menurunkan harga minyak. Tahun inipun sepertinya juga seperti itu, dengan langkanya minyak tanah yang berguna untuk menyalakan kompor, masyarakat dipaksa untuk mengkonversi, istilah kerennya, ato mengganti kompor mereka menjadi kompor gas, yang ternyata diedarkan oleh pemerintah.

Hmmmm...... apa pemerintah memang sengaja seperti itu yah, memaksakan kehendak mereka agar masyarakatnya terpaksa menerima seperti itu saja. Masyarakat itu harus dididik jangan hanya disuapin. Klo emang ada berita yang tidak mengenakkan mengenai perkembangan minyak tanah sebaiknya diberitakan dengan benar jangan hanya tiba-tiba memerintah rakyat untuk memakai kompor gas bgitu ajah. Kan enak kalo masyarakatnya juga menerima dengan ikhlas. Huffff.... mungkin ini kali yang membuat bangsa kita tidak bisa berkembang dan semakin terpuruk. Masyarakatnya tidak mau jujur dan masih takut, begitupun pemerintahannya tidak mau jujur dan mungkin takut juga kepada masyarakatnya.

Kanapa pipo bilang masyarakatnya tidak mau jujur. Ini pernah dilakuin ama pipomon ketika menanyak beberapa pertanyaan simpel kepada masyarkat umu, mulai dari tukang foto kopi, penjual makanan kecil, asongan dan penjaga warteg. Mungkin ga banyak-banyak amat tapi rasanya cukup untuk menambah pengetahuan diri sendiri. Ternyata mereka sewaktu ditanya mengenai pandanngan mereka terhadap pemerintah sekarang ini, mereka menjawab wah ndak tau tuh. Takut ah jawabnya ntar di tangkep polisi. Swiiinggg... gubrak... gedubrak.... brak... brug... ting-tong. Oooo... ternyata masi ada orang yang takut di jaman yang katanya udah reformasi ini. Takut di ciduk karena berkomentar tentang pemerintah sekarang.

Waktu gw bilang bulan puasa ini bener-bener bulan yang berat. Ternyata emang bukan itu aja yang terjadi, ternyata kesabaran orang-orang yang menjalani puasa itu sendiri sedang di uji seujinya ujian. Adayang stress ama kerjaan, ama kehidupan, ama duit, ama makanan, dan lainnya.

Pengen ngomong panjang lebar mengenai segala hal tentang puasa rasanya ga mungkun karena pipo bukanlah seorang ustadz, takutnya apa-apa yang diucapkan tidak sesuai dengan kaedah yang ada. Satu hal yang pasti di bulan puasa itu bukan hanya diuji kesabaran, tapi juga tingkat kedewasaan kita juga di uji. Sudah seperti apa kita menghadapi segala hal terburuk yang akan terjadi pada diri kita, selama bulan puasa ini. Mulai dari pacar yang marah-marah terus sampai anak yang sakit ditambah lagi kehilangan uang karena pengaruh orang lain.

Ya 4JJI semoga Kami bisa menjalani puasa bulan ini dengan lebih tabah lagi.

Tuesday, September 04, 2007

Conflict

Conflict: Global Storm itu kalo game yg di liris di Inggris sana, klo di Amerika namnya Conflict global terror. Ini game yang pengen gw maenin, cukup seru juga waktu liat ponakan n ade gw maenin. Gw juga sebenernya lagi maen game black. Game yang genrenya sejenis tapip beda developernya. Yg black bikinan EA, atawa electronic arts, punya gambar yang lebih jernih n lebih halus dari pada game yang satunya si conflict ini. Tapi sebenernya sieh sama aja secara gameplay keduanya sama-sama game tembak-tembakan. Perbedaan diantaranya hanya dari sisi cerita. Game black seperti menceritakan kejadian yang dialami oleh seorang tokoh, bagaimana operasi atau aksinya selama bekerja sebagai agen rahasia. Sedang kan yang conflict merupakan para tentara yang di beri tugas oleh atasan mereka selama perang yang mereka jalani.

Sama-sama perang tapi berbeda jaman dan tujuan serta gameplaynya. Game PeeS 2 juga, walo skarang udah jamannya PS3 tapi pipo masih bermain ps2 karena ga ada duit buat beli ps3 jadi maennya yang ada aja. Sama halnya dengan game black, yang bercerita tentang tindak tanduk anggota pemerintahan yang sangat rahasia sampai-sampai bisa melakukan apa aja demi mencapai tujuan pemerintah. Seperti menghabisi nyawa, menculik, interogasi, menghasut, dan sebagainya. Game yang gw mainin ini berjudul ROTK bukan Return of The Kingnya Lord of the Rings tapi Romance of the Three Kingdom atau bisa juga diartiin romansa tiga negara, hehehhe itu menurut pipomon seperti itu terjemahnya ga tau terjemah bakunya apa, game yang berdasarkan pada novel besar karya novelis cina pada tahun 1300an, Luo Guanzhong. Pipo sendiri lom pernah baca novel aslinya, karena ga bisa juga bahasa Cina, n katanya juga novel ini amat sangat banyak n tebel karena beberapa chapternya juga sudah bisa menjadi satu buah novel tersendiri, karena panjang dan kompleksnya cerita dari novel ini.

Yang unik dari game ini kita bisa memainkan 1 karakter dan mengikuti sejarah yang di tulis dalam novel ini. Keunikan lainnya adalah kita bisa bekerja pada suatu negara dan melakukan beberapa tugas kenegaraan. Mungkin berbeda jauh dari tugas kenegaraan yang kita tau ato yang pipo tau dari tugas para negarawan Indonesia, seperti korupsi dan sebagainya. Mungkin ada juga mirip-miripnya seperti tugas domestik, tugas domestik dalam game ini adalah meningkatkan pertanian, perdagangan, teknologi, pertahanan kota. Dalam tugas ini kita di kasih duit untuk mengerjakannya tapi bisa juga kita malah mengurangi jumlah yang seharusnya di gunakan malah cman di pake sedikit yang jadinya malah kurang sempurna dalam perbaikan kotanya. Hal yang lumrah di temui di negara Indonesia. Huehehheehe....

Tugas yang lain ada mencakup kemiliteran yang tujuannya meningkatkan pertahanan negara, dan yang lainnya lagi ada tugas diplomatik disini tugasnya da macem-macem jenisnya. Ada sampai berkoalisi dengan negara lain sampai menyebarkan isu pada suatu daerah agar para rakyatnya demo besar-besaran dan bahkan hal yang sangat amat kita tabukan untuk bicara sampai saat ini, teori konspirasi. Yap kita bisa berkonspirasai dengan pejabat setempat agar membelot ke negara tempat kita berada dan sampai-sampai mengambil alih kota tersebut.

Konspirasi mungkin bukan keahlian pipo untuk membahasnya, karena pipo juga hanyalah manusia seperti biasanya. Banyak kekurangan pengetahuan tentang segala ilmu yang ada di dunia ini. Tapi klo secara sudut pandang pemikiran pipo isu-isu yang menyebar dan menyebabkan orang-orang berdemo dan menuntut sana sini hanyalah sebagian kecil hasil dari apa-apa yang sedang di rencanakan oleh orang-orang di belakang peng-konspirasi-an yang ada. Layaknya dalam kemiliteran demi mencapai jenjang karir yang bagus seorang tentara diharuskan mengikuti kegiatan kemiliteran, seperti; ikut perang di DOM, atawa daerah operasi militer dulunya sieh bgitu di aceh, dengan ikut perang dsana jadi jenjang karirnya bagus, atau menjaga perbatasan antara irian dan PNG.

Sama halnya dengan kemiliteran yangmemiliki jenjang karir agar bisa menjadi lebih baik, secara penghasilan dan lebih terkenal. Para provokator dan EO demonstrasipun juga demikian. Dengan banyak menangani demo dan mempropokasi masyarakat maka merekapun akan mendapatkan bayaran yang tinggi dan jenjang karir yang lebih bagus nantinya. Hal ini sebenernya yang menjadi pemikiran pipo selama ini. Bahwa sanya yang demo-demo itu hanyalah ikut-ikutan atau hanya dimanfaatkan oleh orang-orang yang punya kepentingan. Sekali lagi ini adalah hal yang sudah lumrah dianggap oleh semua orang, karena kita ini hanyalah ikut-ikutan berdemo menuntut ini menuntut itu tapi tidak mengerti sama sekali apa yang dibicarakan. Menjadi rahasia umum kalo kata orang banyak, jadi sudah bukan menjadi rahasia khusus lagi, tapi kenyataannya orang juga masih tertipu dengan hal ini, masih ikut juga walo mereka sendiri ga tau apa yang mereka ikutin. Mungkin bukan tertipu tapi masih aja ga merasa kalo dimanfaatin.

Pipo ga bisa ngasih solusi sama sekali tentang hal ini. Sbagai contoh negra Amerika aja ketika mereka mendeklarasi kemerdekaan juga butuh waktu panjang biar bisa menjalankan aturan dan memiliki harga duit yang tinggi seperti skarang. Mereka juga waktu merdeka pada tahun 1700an, masih ada civil war, atao perang sodara pada tahun 1800an. Mungkin Indonesia pun harus mengalami semua itu dengan keadaan yang lebih berat dari jaman dulu, karena kondisi yang makin rumitnya dunia maka penyelesaian masalah apapun akan menjadi rumit dengan sendirinya. Tapi pipo berharap dengan tulisan ini orang-orang lebih memahami bahwa pengagitasian atau penghasutan, penggelisahan, dan istilah lainnya yang menghasilkan rakyat menjadi resah, bisa lebih tabah dan memahami bahwa ini adalah permainan orang-orang yang memiliki kepentingan dengan duit mereka dan kekuasaan mereka.

Tuesday, August 28, 2007

Manfaat TV dan Radio bagi Masyarakat

Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
Berdasarkan kedua pengertian diatas bisa dikatakan bahwa Radio dan Televisi merupakan penghubung atau alat yang bisa menghubungkan dari satu pihak kepada pihak yang lain. Walaupun jarak yang di tempuh kedua alat tersebut berbeda tapi fungsi dan tujuan yang ingin dicapai adalah sama.
Manfaat dari kedua alat ini juga bisa di katakan banyak sekali, sebagai contoh untuk menyampaikan pesan atau berita dari pemerintah kepada masyarakat, bisa dikatakan seketika itu juga akan sampai bahkan dalam hitungan detik, bukan jam, bukan hari, dan juga bukan bulan layaknya jaman dmana kita hanya bisa berkomunikasi jarak jauh hanya dengan mengandalkan surat tulisan tangan. Jadi inget filmnya Kevin Costner yang judulnya The Postman, kalo tidak salah, bisa kebayang jika televisi tidak pernah tercipta dan radio tidak pernah terdengar suaranya sampai saat ini mungkin kita juga tidak akan bisa mengirim e-mail seperti sekarang ini juga.
Nun jauh dari pernyataan saya di atas, manfaat TV dan radio bagi masyarakat sendiri seperti hasil dari jurnal depkominfo yang mengatakan. Kehadiran televisi lokal menjadi salah satu alternatif bagi komunitas lokal untuk memenuhi kebutuhan informasi dan hiburan. keberadaan televisi lokal menjadi sangat berharga baik bagi pemerintah daerah maupun bagi masyarakat. Penelitian Depkominfo tersebut menyimpulkan, layanan informasi yang disiarkan televisi lokal dinilai cukup baik, terbukti dengan kritik dan saran responden agar kedepan dapat menginformasikan potensi daerah kepada masyarakatnya.
Adapun dari manfaat yang sangat berguna akan keberadaan televisi dan radio, yang membuat akhir-akhir ini menjadi tidak berguna adalah tayangan-tayangan yang di nilai tidak bermanfaat, khususnya televisi, semakin banyaknya sinetron yang disiarkan dinilai hanya menjual mimpi dan tidak mendidik sama sekali. Begitu pula nilai-nilai kebenaran yang di tayangkan juga belakangan ini sedikit berkurang.
Pada akhirnya kita mungkin akan selalu melihat televisi ketika merasa memerlukan informasi terbaru tentang apa yang sedang terjadi, dengan demikian diharapkan televisi juga bisa memberikan nilai-nilai humanisme penayangannya. Agar manfaat televisi bisa kembali lagi seperti sedia kala.

Manfaat TV dan Radio bagi Masyarakat

Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
Berdasarkan kedua pengertian diatas bisa dikatakan bahwa Radio dan Televisi merupakan penghubung atau alat yang bisa menghubungkan dari satu pihak kepada pihak yang lain. Walaupun jarak yang di tempuh kedua alat tersebut berbeda tapi fungsi dan tujuan yang ingin dicapai adalah sama.
Manfaat dari kedua alat ini juga bisa di katakan banyak sekali, sebagai contoh untuk menyampaikan pesan atau berita dari pemerintah kepada masyarakat, bisa dikatakan seketika itu juga akan sampai bahkan dalam hitungan detik, bukan jam, bukan hari, dan juga bukan bulan layaknya jaman dmana kita hanya bisa berkomunikasi jarak jauh hanya dengan mengandalkan surat tulisan tangan. Jadi inget filmnya Kevin Costner yang judulnya The Postman, kalo tidak salah, bisa kebayang jika televisi tidak pernah tercipta dan radio tidak pernah terdengar suaranya sampai saat ini mungkin kita juga tidak akan bisa mengirim e-mail seperti sekarang ini juga.
Nun jauh dari pernyataan saya di atas, manfaat TV dan radio bagi masyarakat sendiri seperti hasil dari jurnal depkominfo yang mengatakan. Kehadiran televisi lokal menjadi salah satu alternatif bagi komunitas lokal untuk memenuhi kebutuhan informasi dan hiburan. keberadaan televisi lokal menjadi sangat berharga baik bagi pemerintah daerah maupun bagi masyarakat. Penelitian Depkominfo tersebut menyimpulkan, layanan informasi yang disiarkan televisi lokal dinilai cukup baik, terbukti dengan kritik dan saran responden agar kedepan dapat menginformasikan potensi daerah kepada masyarakatnya.
Adapun dari manfaat yang sangat berguna akan keberadaan televisi dan radio, yang membuat akhir-akhir ini menjadi tidak berguna adalah tayangan-tayangan yang di nilai tidak bermanfaat, khususnya televisi, semakin banyaknya sinetron yang disiarkan dinilai hanya menjual mimpi dan tidak mendidik sama sekali. Begitu pula nilai-nilai kebenaran yang di tayangkan juga belakangan ini sedikit berkurang.
Pada akhirnya kita mungkin akan selalu melihat televisi ketika merasa memerlukan informasi terbaru tentang apa yang sedang terjadi, dengan demikian diharapkan televisi juga bisa memberikan nilai-nilai humanisme penayangannya. Agar manfaat televisi bisa kembali lagi seperti sedia kala.

Monday, August 13, 2007

Bertemu dengan Perpisahan

Ada pertemuan, pasti ada perpisahan. begitu bunyi pepatahnya, pepatah ato bukan gw ga tau. Ada yang bilang juga klo itu juga merupakan hukum yang berlaku. Layaknya ada api ada air, ada angin ada tanah. ko kaya elemen di film Avatar yah. hueheheheheh....... Begitulah kehidupan ini, selalu ada pertemuan dan perpisahan juga. tapi temen gw pernah ngeluh, kenapa kita itu selalu siap jika hendak mengalami pertemuan, tapi ga pernah siap untuk mengalami perpisahan. mungkin itu bersal dari sifat tamak manusia kali yah. jika ingin mendapatkan sesuatu pasti mereka akan melakukan segala persiapan yang besar-besaran tapi tidak pernah terpikir untuk mempersiapkan adanya perpisahan yang mungkin terjadi.
Tapi hal itu juga tergantung dari kepentingan juga. sebagai contoh ketika kita hendak memiliki kendaraan motor, pasti kita akan mempersiapkan segala hal sampai memikirkan mu di parkirin dimana motor itu nanti klo dah jadi milik kita, n bakalan di tutupin pake apa ntar tuh kendaraan.
Mungkin di sini kita haru mulai belajar n menyadari diri sendiri kalo segala sesuatu itu tidak akan dimiliki selamanya. hmmm.... skali lagi hal yang sudah sering di dengar, n di kasih tau setiap hari klo kita itu jangan terlalu tamak n segalanya sehingga lupa klo kita itu ga abadi di dunia ini. tapi selalu n selalu kita saling mengingatkan kalo tidak ada yang kekal di dunia ini. n sebaiknya mulai sekarang mulai belajar untuk bisa mengikhlaskan kehidupan yang kita jalani ini.

Friday, August 10, 2007

Meredeka

Merdeka, Jakarta - pipomon... merdeka suatu kata yang artinya juga bisa kebebasan, kalo menurut pipomon, merdeka adalah suatu keadaan manusia terlepas dari belenggu yang mengikat dan membatasi kebebasan. Melihat arti yang seperti sudah tentu kalo tidak mendapat kebebasan kita sebenernya belum merdeka.
Sebenernya sudah banyak yang mempertanyakan kemerdekaan yang kita lalui selama ini apakah sudah benar-benar merdeka atau tidak. Semenjak pernyataan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, ternyata kita masih terbelenggu dengan hal-hal yang tidak kita inginkan. Sebagai contoh yang paling nyata dan masih ada di pikiran kita pemerintahan orde baru yang memimpin dengan kediktatorannya, membelenggu segala hal mulai dari kebebasan berbicara sampai kebebasan bertelanjang dada. Namun setelah orde baru jatuh lalu berlanjut ke orde reformasi, yang katanya melepas semua belenggu yang ada didiri kita, tapi ternyata masih tetap saja kita merasa terbelenggu. sebagai contoh nyata, ketika kita mengajak berbicara rakyat kecil, contoh yang dipakai adalah para penjual asongan, makanan kecil, warung indomie, dan tukang foto kopi, mereka merasa takut untuk membicarakannya padahal negara ini sudah bebas berbicara dan berpendapat, tapi masih saja mereka takut untuk berbicara. Jadi apa benar kita ini sudah merdeka sejatinya merdeka atau merdeka menurut keadaan yang kita anggap merdeka.
Berbicara tentang merdeka juga seharusnya tidak hanya milik sendiri tapi milik bersama, mungkin skala kecilnya negara kita sendiri dan skala besarnya adalah Dunia secara keutuhan. Untuk yang satu ini kita sebenarnya belum lah merdeka, dan sebenarnya juga seluruh dunia ini belum lah merasa kemerdekaan yang sebenernya juga ternyata. Contoh nyata, negara Amerika yang sampai sekarang masih belom merasa merdeka sama sekali. Jika mereka benar-benar merasa merdeka tidak seharusnya mereka merasa terancam oleh negara-negara lain ato negara-negar yang di anggap memili ancaman terhadap negara mereka, dan contoh lainnya yang tidak mau di sebutkan.
Kembali ke Indonesia, kemerdekaan ternyata hanya sebagai simbol dan acara hura-hura atau hanya sebagai pesta memeriahkan tanggal merah yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, dan entah konyol atau menyenangkan tahun ini jatuh pada hari jum'at, dan secara tidak langsung menjadi liburan panjang bagi sebagian orang, mungkin juga bagi semua orang di Indonesia. libur panjang yang menjadi ajang merayakan kebebasan. Kebebasan bukan kemerdakaan, kebebasan dari rutinitas sehari-hari sebagai pegawai kantoran, sebagai pelajar, hari itu merupakan hari terbebas dari rutinitas sehari-hari.
Lalu kemanakah arti peringatan kemerdekaan yang dulu dengan susah payah di dapat oleh para pejuang kita. Ini mungkin sudah menjadi tulisan yang sering sekali di tulis oleh banyak orang di seluruh penjuru dunia. mungkin juga sampai bosen ngebacanya. Kenapa sieh mesti ngomongin kaya gini terus. kenapa harus mengenai kemerdekaan yang tidak sebenernya, kemerdekaan yang semu, tidak nyata dan sebagainya. Pipomon juga bosen baca dan skarang malah ikutan nulis juga tentang hal kaya gini. Tapi ternyata beginilah keadaan yang sebenernya terjadi. Bahwa kita tidaklah akan bisa menjadi merdekanya sejatinya merdeka, karena dimanapun kita selalu ada hal yang mengikat kita dalam menjalani hidup.

Friday, August 03, 2007

mana hak suaraku

Hak suara terbatas oleh umur. hal yang sangat lucu menurut kacamata seorang pipomon, saat ini di TV ada iklan dari sampoerna group yang mengangkat masalah anak muda. sudah dua sampai saat ini iklan yang dimuat. yang pertama adalah iklan yang mengenai anak muda yang ingin presentasi lalu dia dipanggil oleh atasannya. tapi dia tidak di ijinkan untuk berbicara karena dia masi terlalu muda, karena itu dia langsung di dandan menjadi lebih tua agar bisa presentasi.

yang kedua adalah iklan tour guide di dalam bis. dia sewaktu dia berbicara tidak ada orang tua yang mau mendengarkan apa yang diucapkan oleh tour guide, langsung semua turis itu pura-pura tidur. tapi ketika bertukar posisi dengan si supir walaupun dengan suara si perempuan para turis itu akhirnya mendengarkan. dengan kata laen dimasa kini para anak mudanya tidak ada yang dipercaya oleh orang-orang tua. atau dengan kata lain orang yang lebih muda di anggap kurang pengalaman baik itu dari sisi kehidupan atau pengalaman mengenai pekerjaan yang ingin dikerjakannya.

memasuki pilkada yang tinggal beberapa hari lagi, melihat para calon gubernur pada dasarnya dipilih yang memiliki pengalaman. tapi dalam hal ini pengalaman dalam bidang apa pengalaman menangani masalah atau pengalaman menambah masalah. jika dilihat kedua calon yang ada mereka keduanya juga kurang pengalaman mengenai pemecahan masalah yang ada di jakarta ini. karena mereka sendiri juga kurang mendekatkan diri kepada masyarakat sekitar.

kembali kemasalah umur yang muda dan umur yang tua. kita tahu bahwa anak muda itu suaranya tidak lah di hitung, tapi ketika memasuki acara-acara seperti ini pilkada, pemilu, atau pemilihan-pemilihan lainnya, putri raja, pemilihan putri dunia, ato yang laennya. mereka selalu mengatakan suara anda kami perlukan. suara kita di perlukan hanya untuk keperluan mereka saja tapi tidak benar2 didengar dan dipakai sebenarnya.

gw jadi pengen golput aja jadinya untuk pemilihan tahun ini. karena gw ga bakalan merasakan langsung dampak dari hasil pemilihan.

Monday, June 11, 2007

Kebudayaan Korupsi

Korupsi yang ad di Indonesia katanya sudah menjadi kebudayaan. setiap orang di kelas di kampus gw waktu dosen udah ngomongong ato nyinggung dikit tentang korupsi pasti pada bilang yah udah menjadi budaya sieh pak.

tapi ternyata klo di pikir-pikir lagi pemikiran itu bisa di anggep salah. knapa juga korupsi bisa di katakan sudah membudaya di Indonesia ini. perlu di lakuin riset yang amat sangat mendalam dan melibatkan orang-orang di berbagai bidang, baik itu dari pakar budaya pakar komunikasi dan mungkin juga sejarah.

secara teori budaya itu katanya memiliki 3 buah ciri ato unsur, dan ketiga unsur ini sebenernya harus ada ketiganya agar bisa dikatan sebuah budaya. unsur yang pertama adalah adanya ideas, ato ide, ato dasar pemikiran. hmmm jelah kalo untuk yang 1 ini di korupsi itu ada, karena korupsi ini merupakan ide dari seseorang yang tercetus keluar.

yang kedua adalah adanya activities, aktifitas, mmm.. korupsi itu sendiri memang merupakan sebuah kegiatan yang mana kita melakukan penggelapan uang dalam jumlah besar dan merugikan negara.... sebuah catatan kaki yang cukup besar perlu di kasih untuk yang satu ini. semua kegiatan korupsi yang mengakibatkan kerugian negara akan di tindak lanjutkan ke aparat. tapi hanya yang merugikan negara, kalo ga yah buat apa di ajuin ke aparat pemerintah supaya bisa di adili dan di apalah kurang tau.

da yang terakir itu klo ga salah adanya artifact, ato tanda mata, cinderamata, kenang-kenangan, bukti otentik, bukti nyata adanya tindak korupsi dalam hal ini. tapi ternyata hal yang 1 ini yang paling tidak bisa di buktiin keberadaannya. sebagai buktinyata ketiadaan adanya sebuah kebuktian, halah bahasanya, dari catatan koran tahun kmaren terdapat 26 kasus tindak korupsi yang di ajukan ke pengadilan tpai nyatanya hanya ada 2 ato kurang yang terbukti melakukan tindak korupsi. di sini ciri yang ketiga jadi ga pernah ada. jadi dengan demikian ga pernah ada bukti bahwa korupsi itu pernah terjadi di indonesia dan sharusnya jangan di bilang bahwa korupsi itu sudah membudaya di Indonesia ini, karna buktinya aja ga ada koq.

hmmm.. ternyata untuk bisa membuat sesuatu itu menjadi budaya memang ga gampang. jadi di sini gw sieh cman pengen minta aja untuk para pelaku korupsi, laen kali kalo emang pengen bangga dan bisa membuat sebuah budaya ke-korupsi-an di indonesia ini buatlah tanda bukti bahwa Anda telah melakukan tindak korupsi yang merugikan negara. buat secara hitam di atas putih dan di tanda tangani di depan notaris. di jamin deh anak cucunya ntar bisa dengan bangga menyebutkan bahwa nenek moyang kita bisa membuat sebuah budaya korupsi dan memiliki catetan sejarah. ntar mungkin aja 20-50 tahun kedepan bisa masuk dalam catetan mata pelajaran sejarah. dan masuk dalam ideologi kebudayaan bahwa korupsi itu bisa di budi dayakan dan bisa menjadi kebudayaan yang nyata. yuk budayakan sejarah dengan benar.

Tuesday, May 29, 2007

Jakarta Berlubang, Jakarta Jalannya Jelek. OKe

Pemerintah Jakarta kayanya emang dah ga peduli lagi ama orang yang punya motor. Para pengendara motor di paksa untuk tidak mengendarai motornya lagi.

Gw sbagai pengendara motor jadi sebel sendiri. coba bayangin ajah, gw klo lewat jalur harus berada di sebelah kiri. dah itu klo masuk jalur kanan pasti di tilang. padahal di jalur kiri banyak bis dan angkot yang ngetem blum lagi di tambah ama lobang2 yang kira bisa bikin motor ancur brantakan klo di lewatin.

padahal motor2 yang beredar apa lagi Jupiter MX yg gw pake katanya bisa ampe 140 kpj. itu klo liat iklan dari motor di thailand, tapi gmana bisa mo sampe sgitu wong jalannya aja di kiri mlolo n di kasi lobang2. jelas ga bakalan bisa sampe tuh kemampuan maksimal motornya.

BT buangets, soalnya gara2 tuh lobang yang pada nganga motor gw ampe jebol klehernya kata si mekanik. apa ada kerja sama antara pemkot Jakarta n suplier spare part motor yah.

Monday, May 07, 2007

tulalit yang menjadi epidemik

ketulalitan sudah menjadi epidemik di jakarta ini ternyata. gw ngalamin sendiri soalnya, beberapa hari ini gw makan di resto cepat saji, para waiternya ko pada tulalit smua. pertama di restoran korea yang klo dari bahasa latin artinya matahari.(solaria) gw mesennya apa yg di bawain hasilnya apa. masa gw minta nasi pake chiken teriyaki di bawainnya mie pake chiken teriyaki.

yang berikutnya di fastfood yang nyajiin pizza terkenal di dunia(pizza hut) gw pesen tomato soup di bawainnya beef potato soup. walo sama2 ada kata tato di belakangnya ga kaya gitu juga kalelelelele.

yang terakir ini juga sama parahnya. kmaren beli nasi goreng pake telor yg di ceplok. n weiternya juga udah mastiin bisa di ceplok pas dateng ko telornya di campur juga.

ooooo000ooohhh.... smoga ga berlanjut ke depannya. btw gw lagi nulis ini pas lagi presiden lagi reshufle kabinet. smoga dia lagi ga dalam keadaan tulalit juga milih2 anggotanya.

Tuesday, January 23, 2007

akhirnya merakyat 2

huehehehe... bisa di bilang seneng juga. setelah sekian lama merakyat di tingkatan 1 sekarang gw naek level ke tingkat 2.

eh mungkin lom ngerti maksud gw, oke gw jelasin dikit. merakyat tingkat 1, yang udah mulai gw tinggalin, yaitu mengikuti kebiasaan rakyat dalam menggunakan kendaraan. dalam hal ini kendaraan umum, mulai dari angkot, bis, ojeg, sampai naek bus way yg satu ini bisa dibilang merakyat 1 tingkat atas hueheheh. dan yang tingkat 2 adalah menggunakan kendaraan roda 2, kenapa gw bilang kendaraan yang juga merakyat. soale motor ini bisa dibilang di miliki oleh 3 juta penduduk jakarta. bisa dibilang cukup merakyat toh.

dan setelah menunggu hampir 1,5 taun akhirnya kesampaean juga untuk beli motor, walo masi dengan cara ngredit, tapi tetep seneng juga bisa sedikit menghemat biaya perjalanan setiap bulannya. paling juga isi bensin doangs, 2-3 hari sekali, 13600 di pom bensin shell. huehehe. masi sayang ama motor jadi kudu di manjain buat bela-belain isi shel walo jatah makan siang aga di kurangin. :P. tapi ga masalah, itung-itung diet alami juga, karena berat yang ampir 90kg lom ama boncengan and motor gw bebek pula, bukan motor semi gede kaya tiger ato scorpion. huehehhe... duitnya ga cukup, ga kuat juga bulanannya.

btw klo ada yang juga pemakai motor bole dongs add gw di ym, sapa tau bisa minta pencerahan soal motor, kalo-kalo ada masalah. pp_bi@yahoo.com.

Friday, December 01, 2006

yang di Protes yg nonton.....

Sangat di sayangkan memang kejadian-kejadian yang berhubungan dengan tayangan di televisi maupun live streaming yang ada di internet dan hape.... eh bukan live streaming sieh. tapi video yang beredar di hape-hape dan internet.
Di mulai dari penayangan adegan mesum antara pejabat DPR dengan salah satu penyanyi dangdut terkenal katanya. dimana di video tersebut sang pejabat melakukan adegan mesum dengan pasangannya di sebuah hotel.
menurut gw sieh rada lucu aja ko yang seperti itu heboh banget pemberitaannya. toh kita para rakyat aja ga kenal ama tuh pejabat DPR dan juga ga tau apa aja kerjaan mereka di tempat kerja mereka. kenapa juga kita harus pusing n peduli ama kerjaan mereka di luar dari kantor mereka. toh sama aja ama rakyat biasa yang suka bikin film-film begituan. bahkan sebenernya lebih heboh lagi dari yang dibikin ama si pejabat DPR itu.
lanjut kepenayangan SMACKDOWN. hmmmm sebenernya klo yang di protes itu acara SMACKDOWN ko jadi semua acara gulat WWE pada di tutup semua yah di televisi. kan sebenernya yang tayang itu bukan cuman SMACKDOWN. tapi ada RAW, ECW yang lebih parah penuh dengan darah-darah dan menggunakan peralatan yang kasar.
bahkan menurut gw sieh malahan yang di SMACKDOWN itu malah ga ada kekerasan seperti di RAW dan ECW, purely entertainment. emang dasar orang tuanya aja kali yah yang kurang bisa mendidik anak-anaknya dalam melihat apa yang mereka lihat. rasa-rasanya juga setiap penayangan sudah ada peringatan untuk tidak melakukan adegan-adegan yang terjadi karena semuanya itu hanya rekayasa dan di lakukan oleh atlit-atlit yang terlatih.
yah begitulah orang Indonesia sekali lagi. selalu melakukan Protes yang sebenernya mereka sendiri aga kurang mengerti apa yang mereka protes.

Wednesday, November 15, 2006

Jakarta - Pancoran 17.00

Busyet.... busyet.. dan skali lagi busyet dah. Jakarta makin macet buanget. palagi pas jam pulang kerja. Udah kaya semut bekerja. ngantre puanjang buanget, jadi bingung mesti gmana neh klo udah waktunya pulang kerja.
Mana pengep pula ama asep knalpot bis kota yang harusnya udah di remajakan. Kayanya harus minta ke pemerintahan neh supaya ada juga jalur busway yang lewat dari pancoran ampe depok. Biar ga telalu terjebak ama yang namanya macetnya kota jakarta.
Macet gini hampir tiap hari terjadi kan males banget klo dah kaya gitu. masa tiap hari pulang k rumah mesti nunggu waktu magrib dolo baru pulang. males banget. klo mao cepet juga naek ojeg aga rugi juga masa tiap hari ampe rumah 10rb terus. bisa abis ama ongkos motor doang neh gaji gw.
klo pulang juga nunggu ampe magrib ga bakalan di itung lembur. masa nulis lemburan bilangnya nungguin macet aga redaan. kan ga aci banget tuh. bisa tegor ama bos ntar. apaan neh maksudnya bikin lemburan kaya geneh. hueheheheh

Monday, November 13, 2006

Hormati yang Kamu Tuakan

Emang dasar kenek geblek, apa lagi di tambah supirnya yg sering ngebut2an. BOTOL dah, pokonya sebel bangat. Ceritanya tadi pagi sepulang dari fitnes d smangi gw langsung cabut ke kantor. biasanya n cuman bisa naek 604 doang gw langsung menuju k kantor.

tapi emang lagi apes naeknya kali yah yg nyetir schumi kale jadinya kebut2an and salip sana-sini. pemandangan yang sudah biasa sebenernya, tapi tetep aja di buat kesel klo udah kaya gitu. padahal di busnya ada stiker "penumpang lebih penting dari uang setoran" itukan peringatan buat si supir n kondektur supaya ga kebut2an. mungkin ga bisa baca kale yah, skali lagi berpikiran sempit tentang supir dan kenek, tapi mao gmana dah terlanjur BT.

Tapi satu kejadian yg bikin gw lebih bt ama keneknya dari pada supirnya yaitu ketika ada nenek yang mao turun malah si kenek dengan nada kesel bilang "ko ga skalian siih" apa DIA GA TAU KALO YG TURUN ITU NENEK-NENEK. padahal menurut gw bisa turun sesuai yang dia pengenin aja tuh nenek-nenek udah hebat bener, di daerah perpajakan klo ga sala dia turun tadi, nenek gw aja dengan segenap daya ingat dia mengingat jalan ke rumah gw walo pake supir. tuh nenek udah naek bis bisa tau mesti turun dimana n ga pikun.

kepada supir dan terutama kenek tadi. HORMATILAH ORANG YANG LEBIH TUA.

Wednesday, October 18, 2006

Hormatilah Yang Tidak Puasa

Bulan Puasa sekarang ini bener-bener nggilani. puanasnya minta ampun deh. Walo gw bukan petugas lapangan seperti temen-temen kantor gw yang tiap harinya bisa jalan keluar n bolak balik ke kantor. tapi gw juga ngerasaain panasnya kaya apa.
walo gw juga sesekali doang dapet tugas luar tapi gw juga ngerasaain panasnya kaya apa di jalanan, tambah lagi klo sedang puasa bener-bener ga nahaaannn. tapi walo gmanapun gw masi tetep bisa nahan diri untuk bisa puasa. seengganya nahan lapar dan haus, n semoga sisanya bisa di terima puasa gw selama beberapa sebulan ini.
masi ada hubungan ama soal panas n ga tahan dalam menjalani puasa. gw klo ngeliat orang yang minum apalagi tau klo dia itu seharusnya berpuasa terkadang gw jadi ga ngerasa hormat ama orang itu. ga tau kenapa. padahal seperti kata guru gw klo di bulan puasa kita itu harus menghormati orang yang tidak berpuasa tapi entah kenapa tetep aja hilang rasa hormat itu.
kesannya ko orang yang minum itu (padahal dia itu harusnya berpuasa karena dia ngakunya Islam) kaya ga menghargai bulan puasa itu sendiri. yah oke dia dapet tugas luar karena tuntutan pekerjaan. tapi masa dia ga bisa nahan dirinya sieh, setidaknya untuk tidak minum di depan semua orang.
gw tau emang orang yang berpuasa itu yang harusnya menghormati orang yang tidak berpuasa, karena klo kita yang minta di hormati brati kita ga ikhlas. tapi mao gmana lagi..... lagi aga bt aja kali yah..... :P

Thursday, June 22, 2006

Indonesiak

MAO NULIS APA YAH.......

Mao ngomongin tentang Indonesia belakangan ini juga aga rada males, soalnya udah banyak yang banyak bilan kalo Indonesia ini sedang di uji, sedang di hukum, sedang di apa-apain deh pokonya. lebih ironisnya lagi sebenernya Indonesia ini sedang di uji kesatuannya. Apa bener kita ini seperti yang di akui oleh pendahulu kita, yang mengatakan bahwa Bhineka Tunggal Ika, atau jangan-jangan lebih bener lakon drama yang gw liat kmaren waktu di UI. Bhineka Tingga Berapa?
Yap Tul banget. Tinggal Berapa sebenarnya keberagaman kita ini dan benarnya juga apakah masi bener kita ini masih bersatu. itu yang jadi pertanyaan, dengan segala macam hal yang terjadi di negara ini, dan juga dengan berlangsungnya PD yang sedang heboh-hebohnya. tapi ternyata segala bencana yang terjadi seakan "terlupakan" atau lebi tepatnya di lupakan.
Dilupakan ato tidak di pikirkan lagi, maka segala sesuatu yang terjadi itu hanya menjadi headline news di surat kabar-surat kabar. Juga hanya menjadi berita utama di media televisi.
spertinya bakalan seperti ini terus Indonesia ini.

Tuesday, June 06, 2006

Aslinya Indonesia

Perkembangan bahasa Indonesia itu sudah sangat jauh melampaui apa yang kita pelajari selama ini di sekolah.....

loh ko gw kaya serius banget sieh ngomonginnya. Bukan ada maksud mau nyaingin tulisan di koran KOMPAS soalnya klo dari segi kualitas menulis gw jauh banget di bandingin para penulis senior di sono. Gw cman pengen nulis tentang apa yang gw denger belakangan ini yang ada sangkut pautnya dengan bahasa Indo itu sendiri.

Mungkin bagi yang lain ini dah pernah di alamin sendiri tentang cara kita ngomong dan apa yang kita omongin. Dan mungkin ini juga aga sangkut pautnya ama ilmu yang sedang gw pelajarin skarang ini, ilmu komunikasi. Karena apa yang pertama kali gw pikir aga mudah daripada ilmu pelajaran yang lain, ternyata ilmu komunikasi itu sendiri amat sangat rumit juga. Apalagi klo udah komunikasi yang berusaha untuk mengubah sudut pandang orang lain, tapi sebenernya sieh yang bikin rumit itu aplikasinya pada dunia nyata. Ilmunya itu sendiri gampang untuk di pelajari.

Jadi cerita awalnya gw pengen nulis ini adalah waktu gw dapet cerita dari temen gw. Pada suatu hari, gubrak story telling banget, dia mau moto kopi ktp dia untuk keperluan apa dia ga cerita. Tapi bukan itu intinya, setelah dia selesai moto kopi ktpnya dia bayar n langsung jalan pulang. Abis beberapa meter jalan dia periksa lagi potokopiannya, n ternyata ada yang ketinggalan. Ktp aslinya ketinggalan di tempat abang poto kopi tadi, yah langsung deh dia lari-lari kecil buat ngambil ktp aslinya dia. Singkat cerita tanpa tersandung-sandung waktu mao ngambil aslinya dia langsung nyamperin abang tukang poto kopinya dengan aga ngos-ngosan dia tanya.

Temen: “Bang, aslinya mana?”
Abang: “Bogor”
Temen: “.........”

gw cman bisa tanya ini salah satu bentuk dari miskomunikasi kah ato bahasa indo itu sendiri yang sedang ada masalah. (^_^)

Monday, May 15, 2006

komentar itu perlu ga sieh?

Sehabis menulis sesuatu terkadang kita itu perlu ga sieh ngasih komentar. kalo menurut gw sieh ga terlalu penting kita itu ngasih komentar. karena gw sendiri paling ga suka kalo di komentarin, apalagi kalo yang namanya komentarnya itu sampe nyakitin hati gw.

heheh.... egois kallleee,, tapi emang seperti itulah kenyataannya. karena terkadang komentar yang di berikan itu ga ada yang sifatnya membangun, semuanya serba menjatuhkan. bukan karena gwnya yang salah mensikapi komentar itu sendiri. tapi klo emang knyataannya seperti itu yah mana gw trima dong komentar yang di kasih ke gw...

bagaimana komentar anda??? :P

Thursday, April 27, 2006

PW merokok

Perda tentang merokok di lingkungan umum sudah berlaku sejak beberapa bulan yang lalu. Yah sebgian orang menerima, sebagian lagi menolak. Seperti biasa aja, kalo ada peraturan baru dari pemerintah selalu ada yang pro dan kontra.
Tapi gw ga mao ngomongin tentang peraturan itu ato alasan kenapa ada peraturan itu. Siapa aja yang nolak, siapa aja yang dukung. Tapi gw pengen ngomongin tentang posisi wuenak ato lebi sering disebut PW buat merokok.
Ga tau bener apa ga n apa bener terjadi di setiap gedung perkantoran di seluruh Jakarta ini ato cuman di gedung gw kerja doang. Tapi kayanya entah di rekayasa ato bukan juga, setiap orang lebih seneng merokok bukan di area yang sudah di tentukan oleh pihak pengelola gedung itu sendiri. Para perokok lebih seneng memilih tempat meroko itu di posisi dimana mereka bisa dengan lebih aman kalo terjadi sesuatu, dengan cepat bisa mengatasinya.
Gw rasa semua orang yang baca tulisan gw ini dah pada tau dimana posisi yang enak itu buat ngeroko. Yup dimana lagi kalo bukan di tangga darurat, ato juga posisinya itu berada di samping saluran air ato fire hose n hydrant. Ga tau kenapa secara naluriah orang lebih memilih tempat ini buat ngerokok. Apa karena rasa bersalah takut kalo terjadi apa-apa mereka bisa dengan cepat ngatasinnya. ato karena ada banyak anak tangga supaya bisa duduk, ato juga karena lampunya yang remang-remang, lebih mem bikin suasana lebih nikmat dalam menikmati rokok itu sendiri.
Well only smoker would know.......

Wednesday, December 14, 2005

Bukti Kejujuran

Setiap Orang Jujur Harus Punya Bukti.......

Kalo Ga Punya Bukti Berarti Dia Tidak Jujur.....

Kalo Bisa Mendatangkan Bukti Baru Bisa Dikatakan Jujur....

Kalo Ga Bisa Berarti Dia Terbukiti Tidak Jujur.....

Lalu Yang Penting Itu Jujur Ato Punya Bukti......

Kalo Dia Jujur Ga Punya Bukti Dikatakan Bohong......

Tapi Kalo Dia Punya Bukti Tapi Ternyata Berbohong.......

Yang Harus Ditanya Itu Bukan Bukti Dia Jujur.....

Tapi Kejujuran Sebuah Bukti......

Friday, November 18, 2005

Website ini bersifat pribadi, tapi pada saat-saat tertentu bisa menjadi umum. Seperti sekarang ini, dan karena satu dan dua hal saya ingin melakukan penjualan melalui website ini.

Barang-barang yang di tawarkan adalah barang-barang yang tidak diperlukan dalam hidup sehari-hari. Bisa di bilang yang di jual adalah barang sampah. Tapi untungnya setiap hari barang-barang tersebut selalu diupdate. Dengan kata lain selalu ada barang baru yang di jual setiap harinya.

Singkat kata apabila Anda memerlukan sesuatu untuk membeli barang yang kurang berguna silakan mengunjungi website ini silakan klik.

Friday, October 21, 2005

bulan puasa luar biasa

Wah aje gile deh bulan puasa bulan ini.... selain ngantuk berat, panasnya mataharipun kaga naahaaaannn..... gw ga tau knapa bisa kek gini nih bulan puasa kali ini. Apa karena emang kita bener-bener melatih kesabaran ato emang suasana hati aja yang ga seneng lantaran kejadian-kejadian di awal bulan menjelang puasa. Mulai dari naiknya harag BBM dan berdampak ke segala hal ampe peledakan bom di bali yang ga jelas motifnya untuk apaan.
Dan berlanjut ke sekarang-sekarang ini, entah emang karena harga pada melambung dan semaikn banyak orang yang menganggur lantaran banyak perusahaan yang mem Pe Ha Ka karyawan mereka, ato emang mereka itu di bayar untuk melakukan hal itu. Perampokan diamana-mana, mulai dari perampokan di taksi, perampokan nasabah bank, sampe perampokan di toko-toko. Sepertinya dengan kejadian yang sekarang ini, merampok itu udah bisa di bilang sebagai pekerjaan, bukan lagi sebagai tindakan kriminal. adi sedikit nyambung ama tulisan gw yang doeloe, tentang job sebagai thief. Tapi yang anehnya setiap mereka yang berhasi di tangkap sebagai tersangka perampokan ato pencurian. Selalu beralasan masalah ekonomi.
Apa Bapak Presiden ga pernah liat berita yang kaya gitu yah...... Waduh udah mao mendung lagi.... udahan ah ntar kbasahan...

Tuesday, September 27, 2005

sedang males nulis

Maaf sedang males banget ngeblog, jadinya memanfaatkan tulisan orang laen untuk menunjukkan bahwa aku masih eksis di dunia perbloggan. Tidak tahu tulisan ini siapa yang membuat pertama kali karena aku pun hanya mendapatkannya, dan knapa aku memasukkannya…

Karena terkadang hati ini ingat kepada yang diatas sana… dan itulah kelemahanku hanya bisa mengingat tanpa mau berusaha mendekati…..

"Tahukah kamu sobat, suara uang logam yang jatuh itu tidak lebih keras daripada nyanyian jangkrik. Meski demikian, banyak kalian mendengarnya dan menoleh ke arahnya. Di lain pihak, saya adalah satu-satunya orang yang mendengar suara jangkrik itu. Alasannya tentu bukan bahwa saya, orang desa bisa mendengar lebih baik daripada orang kota. Tidak. Alasannya adalah bahwa kita selalu mendengar dengan lebih baik hal-hal yang biasanya kita perhatikan."

Seringkali ketika kita dalam masalah, kita berteriak memohon pertolongan pada Tuhan, dan kita merasa Dia diam saja, sebabnya bukan karena Tuhan tidak menjawab, tapi karena kita lebih fokus pada diri kita sendiri dan permasalahannya daripada fokus pada Tuhan dan pertolongan-Nya.

Kita memasang telinga agar Tuhan menjawab sesuai dengan keinginan dan cara kita dan menolak suara Tuhan
yang mengatakan bahwa Dia menyediakan jalan lain yang lebih baik!

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang," Saya tidak percaya Tuhan itu ada". "Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen. "Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan.... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi."
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang dijalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar, kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat. Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,"Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR." Si tukang cukur tidak terima," Kamu kok bisa bilang begitu ??"."Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!"

"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana", si konsumen menambahkan. "Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!", sanggah si tukang cukur. "Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya", jawab si tukang cukur membela diri. "Cocok!"-kata si konsumen menyetujui."Itulah point utama-nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa yang terjadi...
orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA,

Friday, September 09, 2005

Hilangnya manusia bodoh



Jaman sudah semakin maju. Di ibarat kan dari jaman batu ke jaman klasik melanjut ke jaman industri dan trakir skarang di jaman informasi ato jaman modern. Teknologi itu udah sebegitu canggihnya sehingga bisa menciptakan manusia kloning klo mao, mungkin nanti bakalan bisa bikin manusia robot beneran, kaya di film terminator. Dan mungkin juga nantinya kita bisa melancong ke luar bumi dengan sebegitu mudahnya kaya ke luar kota ajah.

Tapi gw ga mao ngomongin teknologi yahg udah pasti n mungkin bakalan terjadi kaya gitu... (^_^)... well, who knows.... gw cuman mao ngomognin teknologi yang laen, teknologi bahasa dan perkembangannya juga, mungkin.

Literatur, bahasa dan kebudayaan. Aga ada kaitannya yah karena dengan adanya bahasa maka kita bisa berbudaya. Lagian juga sebelum di temukannya teknologi henpon bisa terbang awalnya itu pasti di temukan bahasa terlebih dulu. Klo udah bisa ngomong baru bisa blajar. Sama kaya bayi juga, sebelom bisa ngomong dia ga mungkin dah sekolah duluan. Hehehe.....

Lanjut ke masalah bahasa ini, dengan semakin berkembangnya jaman maka semakin berkembang juga bahasa dan bahkan semakin marak juga gaya bahasa yang di pakai sekarang ini. Dari bahasa formal sampai bahasa prokem, bahkan dulu pernah boming dengan bahasa bo’ dan nek dari kalangan tertentu dan bahkan samapai ada kamus tersendiri.

Tapi dari semua perkembangan teknologi dan bahasa harapan dari semua itu adalah semakin meningkatnya pengetahuan orang dan juga mungkin kesejahteraan orang. Juga di harapkan agar semakin sedikitnya orang-orang yang bodoh, mungkin.

Tapi sebenernya sekarang ini orang-orang yang bodoh itu sudah bisa di bilang ga ada lagi, dan itu semua berkat teknologi bahasa, demikian karena mereka itu hanyalah orang yang kurang pendidikan ato kurang keahlian. Dan juga sebenernya dengan perkembangan bahasa skarang orang ga bakalan ada yang mati lagi, kita cuman “lewat”.....

Hmm... penyalah gunaan bahasa mungkin klo seperti itu namanya. Dan sebenernya masih banyak lagi penyalah gunaan seperti ini, tapi. Ah namanya juga manusia wajar lah yaw....

Ps: this writing was inspired by a comedian, which I forgot his name, I heard it from yahoo! Launchcast.

Wednesday, August 31, 2005

Hari minggu penuh dengan pertikaian…



Hari minggu kmaren emang hari yang penuh dengan pertikaian. Apa emang sedang pada naek darah semua ato emang sedang berada di puncak emosi smuanay yah.

Di mulai dengan pertikaian tentang masalah sepele antara gw ama cewe gw. Heheheh akhirnya masuk juga di fase brantem, cape juga klo seneng2 mlolo klo pacaran ada brantem dikit kan enak juga.

Dan lucunya entah emang karena hari minggu kmaren itu hari pertikaian ato bukan pagi ini gw nemuin brita tentang baku tembak di dua tempat skaligus. Pertama di Aceh, antara TNI dan GAM, masih juga yah, dan yang kdua itu antara sesama brimob di Poso. Yang bermula dari masalah yang sebenernya bisa di bilang spele, nyerempet motor. Tapi bagi sebagian orang ini bisa besar. Dan akhirnya berbuntut mereka itu saling tembak satu sama yang lain.

Memang kalo mnurut gw sebagian besar permasalahan yang terjadi di antara orang itu bermula dari hal yang kecil. Dan karena kesalahan gw kmaren akhirnya juga gw berantem ama cewe gw. Walopun sebenernya masalah itu termasuk spele, tapi klo udah emosi ikut campur dikit bakalan jadi gede n merebet ke masalah yang ga ada hubungan ama yang sedang terjadi skarang.

Friday, August 26, 2005

Siapa yang salah.....



Untuk sekarang ini rasanya nilai sebuah nyawa itu sangat murah skali. Entah dengan alasan apapun pasti nyawa ini yang hilang seperti udah ga ada harganya lagi. Perampokan dibunuh, pemerkosaan di bunuh juga, nolak di ajak kenalan pun bisa berbuntut pembunuhan juga. Entah salah ajaran ato emang kurang pendidikan.

Trus siapa yang bisa di salahin, yang pasti gw ga mao di salahin. Gw ga kenal ama yang di bunuh n pembunuhnya, ko gw yang di salahin. Kayanya loe semua deh yang salah, eh lo juga ga mungkin yah lo belum tentu kenal ama tuh orang.

Klo gitu yang salah mentri pendidikan. Ah ga mungkin juga, dia udah mendirikan banyak sekolah supaya bisa mendidik orang-orang agar taat terhadap hukum yang berlaku di negara ini.

Pasti yang salah klo gitu mentri agama. Itu juga ga mungkin, ada banyak ko pesantren-pesantren untuk mendidik orang-orang agar lebih taat bribadah dan bisa melatih mental menjadi lebih baik.

Klo gitu yang salah dah pasti media. Weeeh ntar dulu, media justru tempat penyampaian itu semua, melalui brita-brita yang pernah ada mereka memberi tahu tentang hukuman-hukuman yang mungkin akan di teritam oleh pembunuh itu sendiri ato pelaku kejahatan.
Wah smuanaya itu ga bersalah semua, jadi gimana dong. Yah terpaksa deh yang di salahin si pembunuh itu sendiri dan si korban. Knapa juga ampe bisa ngebunuh dan di bunuh.... bodoh bener....

Wednesday, August 24, 2005

Dan damai untuk semua…..



Heheheh... kaya judul buku dari karangan Karl Max... eh ato Karl Marx, lupa namanya n ga pernah baca juga bukunya. Tapi klo dari judulnya sudah pasti berkeinginan agar perdamaian itu bisa tercipta di setiap daerah, di setiap negara, dan bahkan di seluruh dunia.

Setiap orang pasti mengatakan dan bahkan mengamini klo mereka itu ga suka ama yang namanya perang dan kekerasan. Mereka labih suka damai, kita ini orang dengan peradaban harus dengan akal dong, jangan asal maen pukul dan pake kekerasan ajah. Dan lain sebagainya.

Tapi pada kenyataannya dan yang sebenernya terjadi, dalam menciptakan perdamaian. Selalu dengan jalan perang, kemerdekaan yang kita raih di jaman doeloe pun dengan jalan perang.

Karena pada dasarnya kedamaian yang di inginkan setiap orang itu pasti berbeda-beda. Klo bisa menemukan orang yang sama visi bisa jadi teman, tapi kalo beda jadi musuh. Udah kaya Sith Lord di film Star Wars aja, If you are not with me then you are my enemy.

Hmmm loh apa hubungan antara damai ama merdeka yang gw contohin di atas, yah klo mnurut gw orang ingin merdeka supaya bisa merasa damai dan tidak terikat dengan pemerintahan orang laen.

Tapi skali lagi damai menurut siapa. Hmmhhmm..... sama halnya dengan kesuksesan, itu hanyalah batasan setiap orang itu sendiri. Seperti apa dia merasa sukses.

Monday, August 22, 2005

Reality show apa showing reality enaknya yah


Semakin maraknya siaran di tv yang mengatakan mereka itu menyiarkan acara reality show. Tapi sebenernya reality yang seperti apa yang sudah mereka perlihatkan. Apakah reality ato keadaan mereka yang sebenernya, ato sekedar karangan semata.

Mungkin yang di perlihatkan itu yang sebenarnya, keadaan yang benar tentang orang ato tokoh yang sedang di perlihatkan. Tentunya dengan sedikit bumbu di sana sini.

Bumbu di sana sini, hal yang perlu dalam sebuah acara televisi. Bumbu merupakan bahan yang bisa membuat enak suatu masakan, begitu pula dengan acara tv, bumbu bisa meningkatkan rasa dari program ato acara televisi itu sendiri. Tanpa adanya bumbu tersebut mungkin akan terasa hambar dan kurang greget. Tanpa ada tangisan air mata itu ko rasanya kurang mengharukan.

Tangisan air mata, yah sebenernya dalam setiap reality show hal yang selalu ingin di tampakan itu adalah adegan teharu dimana orang itu senang ketika mendapatkan sesuatu. Ketika mendapatkan uang pasti akan nangis, ketika di kasih ongkos pasti akan nangis, ketika di pertemukan dengan orang kesayangan mereka itu juga akan menangis. Itu sama aja dengan menjual air mata.

Mungkin gw aga terlambat nulis tentang ini, karena dah ada banyak tulisan tentang reality show seperti ini. Tapi gw lagi pengen aja nulis tentang hal yang sedang n masih gw pikirin ini. Kenapa juga hal seperti itu menjadi bahan untuk di jual.

Dan yang semakin parah lagi, hampir semua saluran televisi menampilkan hal yang sama. Menjual air mata. Sifat latah di masyarakat kita, tapi lebih suka di bilang membudayakan. (^_^)

Monday, August 08, 2005

Pranikah, Nikah, dan Pasca Nikah



Sabtu kmaren gw dateng lagi ke acara nikahan, dan kali ini nikahan temen kuliah gw doeloe. Mungkin rada lucu menurut gw, karena selama gw kuliah itu mereka berdua, yup keduanya temen kampus gw, sama-sama satu jurusan, satu angkatan, dan sama-sama gokil. Nah yang bikin rada lucu itu, mereka berdua itu mayan terkenal gokilnya. Tapi ketika malam pernikahan itu mereka berdua terlihat dewasa banget. Dan terlihat seperti pasangan yang beda banget waktu kuliah dulu.

Apa emang seperti itu yah dampak dari pernikahan itu. Selalu membuat orang berubah 180 derajat, dari yang seperti anak-anak langsung berubah menjadi orang dewasa. Ah masi terharu gw mao lanjutin tulisan ini.

Dah ganti topik ke pembicaraan yang laen, tapi masi ada hub ama hari sabtu kmaren. Jadi di acara nikahan itu pada kumpul semua temen waktu kuliah, mungkin ga semuanya kali yah tapi waktu poto-poto di panggung yah rada rame lah pokonya. Ampir mao roboh kali tuh panggung (^_^).

Lanjut ke pembicaraan laen, pas lagi kumpul-kumpul ama temen tiba-tiba ada yang tanya kira-kira brapa yang biaya nikah ini. Yang pasti rada kurang tau semua, cuman pas di tanya heboh seperti apa, gw jawab aja menurut gw nikahan yang gw datengin termasuk heboh itu waktu gw dateng ke nikahan di shangrila. Dimana MCnya itu artis dan mengiring musiknya Malik n D’essential. Weyeh-weyeh mayan mahal tueh mnurut gw n rada heboh juga.

Tapi ini masi ada lanjutannya nieh pembicaraannya, pas denger gw ngomong kek gitu tentang nikahan di shangrila. Langsung aja ada yang nyambung, sayang banget kalo ampe cerai tiga bulan kemudian cuman gara-gara hal yang gw penting.

Di sini gw mao ngucapin selamet buat
Andi Hermawan (Bonga)
Dan
Dessy Suryati (Dempy)

Thursday, July 21, 2005

Terbaik Untukku…..


Setiap orang selalu berusaha untuk mendapatkan yang terbaik bagi dirinya sendiri. Gw nulis nieh karena abies baca tulisan orang laen juga yang membahas tentang cinta, hmmm apa hubungannya yah antara yang terbaik ama cinta. Ada sieh hubungannya sedikit. (^_^)

Inti dari tulisannya itu bilang kalo kita ingin mencintai orang lain sebaiknya kita itu harus bisa mencintai diri kita sendiri. Kalo ampe kita ga bisa mencintai diri kita sendiri gmana mungkin kita bisa mencintai orang lain. Mencintai diri sendiri bukan dalam aritian narsis ato semacemnya dia bialang. Tapi lebih ke mengetahui apa yang terbaik buat diri sendiri. Kalo udah tau tentang hal-hal yang terbaik buat diri sendiri barulah kita bisa mencintai orang lain.

Sedikit tambahan mengenai tulisan dia. Pada akhirnya dia juga mao menyukai orang yang bisa mengerit apa yang terbaik buat diri pasanganya itu sendiri.

Terkait dengan masalah menyukai dan memilih yang terbaik untuk diri kita sendiri. Selama kita hidup ini pernah ga sieh terbayang kalo apa-apa yang udah terjadi dengan diri kita sendiri itu merupakan yang terbaik untuk kita.

Tapi sialnya, kata-kata bahwa itu adalah yang terbaik untuk kita udah merupakan kata-kata penyemangat aja. Misalkan kita putus dengan pacar, pasti slalu ada yang bilang mungkin itu yang terbaik. Yah benar banget itu adalah yang terbaik. Tapi sayangnya sekali lagi kata-kata itu hanya sebatas penyemangat.

Pernah di pikir lagi ga kalo yang kita jalani itu merupakan serangkaian proses hidup tentang apa yang bakalan kita hadepin kedepannya nantinya. Supaya kita pada nantinya bakalan bisa memilih yang terbaik untuk kita sendiri. (hmmm, sepertinya terlalu menggurui nieh kata-katanya :P)

Thursday, July 14, 2005

Berdoalah Dahulu…..

Sebaiknya sebelum kita bkerja kita itu selalu berdoa, mungkin lebih baik sebelum melakukan segala hal.

Dalam hidup ini menurut gw uda hampir mirip dengan permainan RPG, di mana setiap karakter memiliki role mereka masing-masing. Mungkin lebi mirip dengan game rpg dengan sistem job-joban... (^_^).. dimana mereka itu memiliki tampang masing-masing dan dengan skill masing-masing juga. Lalu dengan skill masing-masing mereka bertahan hidup.

Di dalam game tersebut ada berbagai macam job. Ada sebagai thief ato pencuri, ada lagi sebagai calculator ato tukang itung, bard ato penyanyi, dancer, chemist ato fisikawan, dan ada juga mime ato aktor, hehehhe kira-kira tau ga yah game apa yang di maksud.

Terle[as dari game tersebut, dan berhubungan dengan kehidupan nyata. Dimana masing-masing kita memiliki skill, ada yang dari lahir udah mmilki bakat, ada juga yang harus belajar dulu. Tersebutlah sebuat job yang kalo di dunia nyata bisa dibilang kurang di sukain, tapi dalam game ini merupakan job yang paling berguna. Job tersebut, yah sebagai thief. Dengan keahlian sebagai thief bisa nyolong, dan bisa bergerak dengan sangat cepat sekali.

Begitu pula dengan dunia nyata, mereka bisa bergerak dengan sangat cepat dan sangat terampil banget dalam melakukan tugas mereka. Dan ini bener-bener gw paling ga suka sebenernya pekerjaan sebagai pencuri ini. Tapi mao di kata apa, karena mereka ngakunya uda ga bisa ngapain lagi jadinya mreka nyuri deh.

Berhubungan dengan doa sebelum bekerja tadi. Ini kejadian ama gw waktu gw naek kreta mao ke depok ui. Waktu itu gw lagi bediri di depan pintu, n ini tempat paporit gw klo naek kreta banyak angin dan gampang turunnya, pas lagi nyampe di stasiun up klo ga salah, naek satu orang cowo dengan pakean kotak-kotak clana jeans n pake spatu sambil bawa tas ransel.

Waktu dia naek kreta dia baca doa dulu. Gw ga perlu tulis dia baca apa yah, yang penting dia baca doa deh. Nah, dia itu bediri tepat di depan gw, gw sih entah knapa mungkin karena punya perasaan yang lagi peka aja tuh hari, gw liat dia dengan pandangan ga enak aja. Apa karena baunya aja yah bodi gw tiba-tiba apal ama bau copet. N bener aja deh, pas turun di stasiun ui dia juga turun, tapi ternyata dia naek lagi di pinta depannya. N dengan perasaan apa ga tau gw liatin terus dia, dia sieh keknya aga merasa juga gw liatin terus. N bener juga deh dia pas naek di pintu sambil berusaha mao rogoh-rogoh dompet orang.

Ga tau deh lanjutannya critanya, apa tuh dompet berpindah tangan apa ga. Tapi yang pasti gw waktu itu ga brani buat treak karena takut klo-klo dia ada banyak temen yang laen. N bisa-bisa gw yg d gebukin.

Tapi yang pasti mao gw tekenin adalah ternyata sebelum bekerja untuk mencopet ato melakukan pencurian mereka pun melakukannya sambil berdo’a. Apa karena ini adalah pekerjaan ato mereka memang ingat dengan Tuhan.

Monday, July 04, 2005

Perjodohan ato cari sendiri yah



Setiap orang tua selalu dan pasti sangat sayang terhadap anak-anaknya. Walopun terkadang kita sering sekali salah menangkap rasa sayang yang di berikan oleh ortu kita sendiri.

Kadang kita menganggap kasih sayang yang mereka berikan itu merupakan rasa benci mereka terhadap kita. Sebagai contoh, ortu yang sering banget marah-marah ke kita. Ktia pasti nganggep itu adalah kemarahan yang amat sangat dari ortu kita. Bahkan sangat mungkin kita beranggapan bahwa merka itu bukan ortu kandung kita. Karena seringnya mereka marah-marah ke kita.

Hmmmm...... trus hubungan antara judul gw ama paragraph di atas apa yah. Hehehe.... gini loh. Walopun jaman udah mulai ini yang katanya di anggep dah berubah menjadi jaman yang suda modern n udah ber refomasi. Tapi perjodohan itu masi marak aja di masyarakat kita sekarang ini. Banyak yang uda menolak, sambil berkata ‘hare gene d jodoin’. Tapi kenyataannya hal seperti itu juga masi terus terjadi.

Kita tau apa yang ortu kita kasi ke kita itu adalah pilihan yang terbaik (menurut pilihan mereka) tapi terkadang unexpected thing selalu terjadi ternyata pilihan ortu itu tidak cocok dengan kita. Masi mending kalo kita lom sampe menikah, tapi kalo uda sampe menikah gmana tuh ngatasinnya.

Gw juga pada dasarnya aga kurang bisa mengatasi hal seperti kalo sampe terjadi ama diri gw sendiri. Klo ampe kejadian, apa mungkin gw bakalan seumur hidup nyalahin ortu gw untuk hal seperti, ato gw cuman bakalan diem n menangais sendiri.......

Perjodohan itu sendiri sudah pasti di tolak mentah-mentah oleh orang jaman sekarang. Dengan berbagai alasan mereka yang kadang-kadang tanpa alasan juga. Ada yang bilang nolak karena ga suka di jodo-jodoin, ada juga yang bilang karena kuno, adalagi yang bilang pokonya ga mao. Tapi sangat sedikit sekali yang bisa memberikan alasan yang bener-bener masuk akal.

Karena pada dasarnya orang yang di jodohin itu selalu dateng dari suku yang sama. Jarang sekali ada ortu yang mao jodoin anak mereka dengan orang bukan dari suku mereka. Alasan kenapa gw ga tau. Ada yang bisa kasi masukan.....? (^_^)

Lanjut, ini kutipan ato sari inti dari orang yang pernah menanggapi masalah perjodohan ini. Dia bilang klo sampe ke jadian ama gw, gw bakalan yakinin ortu gw klo pilihan yang gw pilih ini pasti baik untuk gw sendiri. Alasennya adalah, karena gw ga mao nyalahin ortu gw klo ampe pilihan mereka itu mengecewakan, tapi klo pilihan gw sendiri ampe mengecewakan juga tapi seengganya itu adalah pilihan gw sendiri n gw bakalan tanggung itu sendiri ga bakalan nyalahin ortu gw. Itu pernyataannya..... btw di jodohin ama kawin paksa sama ga yah....... (^_^)

Friday, July 01, 2005

Rasa sedih itu tlah hilang Rasa senang tak kunjung menghampiri

Tadinya mao sok-sok nulis puisi tapi karena perlengkapan.... eh salah maksudnya pengetahuan bahasa yang puitis sangatlah minim, maka di jadiin judul aja deh. Sehubungna dengan suasana hati sekarang. Rasa sedih itu sudah hilang tapi rasa senang lom dateng juga.

Gw juga bingung ko bisa kek gini. Apa mungkin sebenernya gw itu ga seneng ato emang masi sedi. Tapi yang lebih heran lagi itu apa yang bikin gw sedi sejak awal, dan apa yang bakalan bikin gw seneng di akhirnya nanti gw juga ga tau.
Hmmmm mungkin aja sebenernya gw itu lagi merasa sedih karena belum menemukan kebahagiaan........ (^__^) bingung kan tuh.....

Wednesday, June 29, 2005

Mengapa kita perlu tau apa yang tidak kita ketahui?


karena kadang-kadang kita merasa pengne tau tentang hal yang kita tidak tau

mmm.... mungkin untuk menambah wawasan kita.... biar ga ktinggalan jaman.. hehe... kaleeeee....

Curiousity, it's human nature...

soalnya kita diciptakan untuk mengetahui sesuatu
dan sesuatu itu pasti banyak
dan kita mesti tahu
sampe2 kita ngorbanin duit
dan materi2 yang lainnya

pengetahuan manusia akan kehidupan di luar Bumi sangat sedikit, sementara keingintahuan begitu besar.

karena kita diberi akal..pikiran.....dan insting rasa ingin serba tau

itu tadi beberapa jawaban singkat temen-temen kantor gw pas gw ngasih pertanyaan seperti judul di atas. Dan mereka berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda juga, ada yang dari lulusan sastra inggris, politik, ekonomi, dan yang lainnya gw ga tau.

Tapi sebelum itu ada yang jawab seperti ini karena kita perlu tau apa-apa yang kita tidak kita ketahui. Ini jawaban dari anak kelas tiga sd. Klo bisa di bilang hampir semua jawaban di atas dengan jawaban anak kelas tiga sd tadi intinya hampir sama semua. Tapi yang berbeda hanyalah penggunaan bahasa dan kata-kata yang terkesan lebih dewasa dan lebih masuk akal.

Gw bilang kek gini karena pertanyaan itu yang ada di atas adalah pertanyaan dari mata pelajaran PPKn kelas tiga sd. Dan jawaban yang di berikan oleh anak kelas tiga tadi itu dinyatakan salah oleh gurunya sendiri.

Apakah ini artinya yang paling penting itu adalah penggunaan kata-kata yang panjang lebar ngalor-ngidul padahal hanya memiliki satu kata penting. Dari pada 1 kata singkat yang bisa berarti banyak makna.

Friday, June 10, 2005

Mulai menulis kembali…



Setelah sekian lama fakum, eh ato vakum. N sudah lama sekali ga ngisi. Ada kali 10 bulan. Eh ga ding paling baru 2-3 bulan. Gw skarang sedang berusaha menulis lagi, catatan harian ga pentign di weblog gw yang udah mulai kelihatan membosankan ini. Pengen sih dari dulu ganti skin, tapi slalu lum nemu yang tepat n rata-rata berat di loadnya, jadi males deh mao gonta-ganti skin. Jadi ampe skarang kek gini-gini aja deh.

Pengen cerita apa yah skarang. Hmmmm gmana kalo gw crita tentang temen gw yang baru aja putus ama cowonya. Dia sih bilang ga putus tapi cuman break doang sebentar. Tapi keknya sama aja deh intinya. Putus juga gitu looh. Cuman yang jadi masalah bukan itu bukan setelah putus. Kalo orang putus pasti ada rada sedikit sedih kan yah, itu mah biasa aja kali. Cuman masalahnya adalah sebelum dia itu putus ama pacarnya.

Dari dulu semenjak kenal ama orang ini dia itu udah sering cerita tentang hubungannya dengan pacarnya, yang dia rasa sudah mulai ga ada perasaan sayang lagi ama pacarnya itu. Dari awal dia uda sedikit cerita tentang hubungan dia mulai dari pasangannya suka ga mao ngertiin dia ampe udah putus sambung-putus sambung beberapa kali. Tapi ampe skarang dia masi bisa bertahan, eh tepatnya beberapa minggu yang lalu masi bertahan. Sebenernya sih dia itu klo menurut ga udah kbanyakan makan ati jadi mulai ga enak lagi hubungannya. Tapi yang anehnya itu, ini menuruta gw sieh, dia itu uda sering di bilangin ama temen-temen dia yang laen n temen kosan n bahkan sodara dia sendiri, bilang ‘udah putus aja deh klo kaya gini mah’. Tapi dia tetep bertahan.

Gw ga abis pikir knapa dia itu tetep bertahan ama tuh pacar yah klo emang uda ga ada hait lagi. Apa cuman untuk menjaga perasaan ato menaruh harapan yang terlau besar terhadap pacarnya itu.

Gw ga abis pikir aja ampe skarang. Tapi yang paling gw ga abis pikir klo emang dia break ama pacarnya knapa masi nyimpen tuh poto bduaan yah. Klo cuman break bentar brati ntar nyambung lagi kali yah. Tapi klo emang bener2 putus...... apa masi ada perasaan yang mendalam.

Dah ah bingung gw, soalnya berbeda banget ama gw gitu looh. Klo udah putus yah bener2 putus paling klo emang ktemu yah paling ngobrol biasa aja. Kcuali ama mantan yang putusnya ga baek2... hehehe klo bgono gw mesti ampe ganti nomor kaleee.....

Friday, April 15, 2005

Cerita Akhir pekan Depan... hehehe


Gw mao cerita apa yah skarang setelah lama ga nulis di blogspot. Mungkin akhir pekan kmaren aja yah. Jadi ceritanya gw di ajak makan gratis, yup makan gratis. Sebenernya untuk ngajak gw jalan itu cuman ada satu kata kunci “makan gratis” klo ada kata-kata kek gitu di SMS di usahain gw pasti dateng tepat waktu n klo bisa lebi cepet. Hehehhe....

Akhir pekan kmaren pas hari sabtu lebi tepatnya, gw di undang buat makan gratis. Dalam rangka apa gw ga tau, tapi uda ada kata kunci itu gw dateng aja deh, hehehe. Pas sampe ktemu deh ama yg ngajak gw itu. Gw tanya-tanya dalem rangka apa nieh undang-undang makan gini, walo sebenernya gw makan dolo ampe kenyang baru tanya-tanya, ehhehe. Dia sih ga mao bilang tapi abis di desek n di gencet rame-rame dia mao bilang juga deh, klo sebenernya ini merupakan nazar dia karena uda ketrima kerja. Setelah sekian lama menganggur dia akhirnya dapet juga kerja, makanya dia bikin hajatan kek kmaren. Sbenernya yang di undang sih aga banyak, tapi yang bisa dateng cuman 6 orang termasuk gw. Tapi tetep aja meriah karena uda pada aga lama, ampir 1-2 taun ga ktemuan. Jadi setelah lulus dari kuliah uda mulai jarang ktemu n mulai sibuk dengan urusan pribadi tapi kmaren itu benar-benar melepas kerinduan gitu deh.

Diantara obrolan-obrolan yang keluar ada satu yang menjadi bahan pembiraan paling di omongin. Tapi pertama-tama di jelasin dulu kesibukan masing-masing orang. yang dateng kmaren itu ada 6 orang, 3 cowo 3 cewe. Yang cowo itu gw, Dion, Fadli (yg punya hajatan), Nina, Idy, n Yuki. Si Dion bru aja balik dari Malaysia setelah nyari-nyari kuliah tapi ga dapet n sibuk ngurusin TKI, si Fadli (yg punya hajatan) baru aja mulai dapet kerja di DepKes Bagian Humas, si Idy masi sibuk ngajar di SD, si Nina masi berkutat dengan kuliahnya di Psikologi.

Trus mengenai curhatan pribadi yang di post sebelumnya itu uda ga mao di bahas lagi karena skarang gw lagi deket ama cewe, uda mulai pdkt lagi ama cewe yang baru. Jadi sebaiknya ga usa di bahas lagi yah. Makasi DV....

Monday, March 21, 2005

Curhatan Pribadi



Belakangan gw sedang merasa galau dan sedih tak berujung (kaya lagu orang kok yah), alasannya sendiri gw ga tau apa. Mungkin karena sedang kurang makan, karena gw sedang dalam program diet walo banyak ngemil juga hehehehe, ato mungkin karena hal yang laennya gw ga tau. Tiba-tiba sedih ga jelas gini.

Lalu tiba-tiba di tengah perasaan sedih ga jelas, ada sms yang masuk minta kenalan. Namanya Eko, gw udah terheran-heran aja knapa tiba-tiba ada sms dari cowo minta kenalan, perasaan gw ga pernah ngaku jadi gay (;-_-), tiba-tiba ada yang minta kenalan cowo pula. Kan jadi bingung aja gitu loh. Nih orang dapet no hp gw darimana? Awalnya sih ga mao di tanggepin. Tapi karena dia uda minta dengan sopan, yah gw bales aja deh.

Setelah di tanya ternyata dia dapet no hp gw dari cewe yang gw suka banget. Alasan dia sms gw juga dia bilang, karena dia pengen kenal semua temen cowo cewenya ini. Gini penjelasan lebi lanjutnya: gw itu lagi suka ama satu cewe, yang ternyata dia itu uda ada cowo, n gw selama ini ga pernah mao percaya kalo dia itu dah punya cowo. Sampe beberapa bulan yang lalu, yup gw suka ama ni cewe uda ampir setaun ga jelas juga kenapa bisa selama itu gw suka ama cewe, biasanya sih 1-2 bulan perasaan itu dah ilang ato paling masi rada suka-suka dikit sebagai teman. Tapi ama nih satu cewe ampe sekarang ga bisa ngelupain. Walopun sekarang sedang berusaha di lupain tapi tetep aja masi lengket. Yah, sudalah gw biarin aja perasan ini and gw tetep aja biarin suka ama dia walo gw membatasi diri gw untuk ga telalu sering nelp n sms dia, dia juga jarang bales sms dari gw n nrima telp dari gw.

Itu aja sih yang pengen gw tulis, karena tiba-tiba setelah selesei nulis 1 paragraf diatas perasaan gw jadi plong gini, hehhehehe. Awalnya gw ga mao masukin ini ke post tapi dari pada sayang di simpen mending bernarsis ria dengan menceritakan hal ini. Sapa tau mendapatkan simpati dari orang yang baca... :P

Thursday, March 17, 2005

mohon Maep

Keknya gw belakangan ini lagi males posting deh.... jadi klo emang ada yang bekunjung ke sini... maap aja kalo ga ada apdet terbaru.... my brain are just need to be upgraded......

balakangan ini gw juga sedang mao mencapai beberapa pencapaian. jadi bakalan sedikit neglected this blog for a while.

I wanna pump up my body shape.... I wanna finish my RO game, and above all I wanna do my work well.......

Thursday, March 10, 2005

Pedang Lebih Tajam Daripada Pena



Dalam cerita dongeng ato dalam cerita science fiction, dan lain cerita fiksi lainnya. Dalam pertarungan antara kebaikan dan kejahatan, hitam dan putih, lemah dan kuat, kemenangan selalu berada di pihak yang kita inginkan untuk menang. Yang lemah, putih, baik selalu berada di sisi kemenangan, sangat jarang mereka itu berada di sisi yang kalah. Kenapa bisa demikian karena itulah yang kita inginkan untuk terjadi maka sang pembuat naskah pastinya akan dengan senang hati akan membuat seperti itu, agar tulisannya juga laku makanya dia buat seperti itu.

Terkait dengan judul dan paragraf di atas, mengenai tulisan dan karya tulis. Ada sebuah pepatah yang mengatakan ato pepatah yang dibuat entah oleh siapa, klo menurut gw sih pepatah ini di buat oleh para jurnalis. Mereka mengatakan ‘Pena Lebih Tajam Daripada Pedang’ disini pengertian yang gw dapet adalah, dengan menulis gw dapat mengalahkan sebuah kekerasan. Hanya dengan tulisan gw bisa mengalahkan tirani, hanya dengan tulisan sebuah kerajaan bisa di runtuhkan. Tapi itu semua menurut gw hanya akan terjadi di dalam sebuah karya fiksi, ato di novel-novel dan komik-komik saja. Dalam dunia nyata jarang banget hal seperti itu bisa terjadi.

Di awali dengan kejadian yang gw alamin beberapa hari yang lalu, dimana pas gw lagi makan siang di daerah Kalibata, sebuah kekerasan terjadi. Dimana seorang pelayan mengalami penganiyayaan. Di gebukin ama 4 orang yang dari tampangnya itu, tampang tukang pukul (TTP).

Disini masalah yang sebenernya pengan gw ungkapin, kekerasan yang dirasa lebih bisa mengetasi maslah daripada menggunakan akal sehat untuk mengatasi masalah tersebut. Padahal awal masalah hanyalah sebuah masalah sepele. 4 orang TTP itu minta tissue buat ngelap-ngelap, tapi masi belom di kasi juga, dan mereka menjadi emosi cuman gara-gara ga segera di sediakan tissue juga. Mungkin karena sedang cape si pelayan ini dalam menjawab permintaan mereka jadinya aga ga ems jawabnya, tapi malah membuat para TTP ini menjadi panas, dan berusaha memukul si pelayan ini.

Inilah permasalahannya, dimana kekerasan itu lebih mendominasi daripada mengatasinya dengan kepala dingin. Knapa ga bicara baik-baik, kan bisa aja terselesaikan, ga perlu ampe maen pukul kaya gitu. Mungkin juga karena pengaruh emosi dan karena lagi laper dan emang berdarah panas. Tapi kenapa kekerasan itu selalu menjadi pilihan. Apa untuk menunjukkan superioritas mereka, makanya berbuat seperti itu?

Di tambah lagi kejadian yang sekarang sedang hot-hotnya terjadi. Yaitu masalah sengketa, yah itu sengketa tanah yang cuman sepetak ato bahkan tanah yang dengan petakan besar, sebesar pulau misalkan. Seperti yang terjadi di negara kita sekarang ini. Sengketa tanah di daerah Aceh. Banyak yang mengklain bahwa tanah itu milik mereka. Ga kalah juga sengketa pulau antara Indonesia dengan Malaysia. Tambah lagi Jepang dan Korea juga punya masalah sengketa pulau.


Lalu dengan cara apa mereka mencoba menselesaikan masalah tersebut. Dengan cara fisik tentunya ga dengan berunding aja. Tapi malah lebih menggunakan kekuatan dan pamer angkatan perang.

Makanya gw untuk saat ini lebih suka mengatakan bahwa sekarang ini Pedang itu masi lebih tajam dari pada Pena. Karena kekerasan itu lebih merupakan sebuah jalan keluar utama daripada berunding dengan baek-baek.

Wednesday, March 02, 2005

BBM Naik Harga Pada Ga Naik



Berita paling anyar dan terbaru yang paling sering di ributkan belakangan ini adalah masalah kenaikan BBM, Bahan Bahan Makanan. Eh salah yah....

Maksudnya bahan bakar minyak, hehehehhe....

Sbenernya dalam rangka apa sih BBM itu di naikin? Apa bener untuk kesejahteraan rakyat, apa bener bakalan sampe ke situ. Pikiran negatif seperti ini itu kadang-kadang perlu juga rasa tidak percaya itu kadang-kadang di perluin buat bisa tetep kritis dengan pemerintah.

Sama seperti halnya para demonstran yang belakangan ini tetep melakukan aksinya. Orang seperti mereka itu tetep diperlukan walo terkadang apa yang mereka perbuat itu ga terlalu mendapatkan hasil. Seperti yang gw denger di radio kemaren klo ga sala Hard Rock FM, pembawa acaranya, DJ red, bilang para pendemo itu ato orang-orang seperti mereka itu diperlukan walo hasil yang mereka tuntutkan itu ga berhasil ato sia-sia aja.

Eh intermezo sebentar di kantor gw sekarang ada sebuah papan petunjuk yang menunjukkan tanda keluar/exit, yang mana sebenernya adalah sebuah papan yang sia-sia tentunya bagi gw. Karena tangga naik dan tangga turun itu cuman ada satu di kantor gw ini ditambah ga ada lift juga, sedikit info kantor gw itu berbentuk RuKo, jadi hal yang seharusnya penting bagi orang-orang jadi malah terlihat lucu papan tanda exit itu.

Lanjut pembicaraan, mengenai harga BBM yang semakin menaik sekarang ini, eh lebi tepatnya sudah naik semenjak selasa kemarin. Mulai banyak harga-harga bahan pokok yang ikut-ikutan naik juga, mulai dari gula, minyak goreng, sayur-mayur, dan bahan pokok yang lainnya. Tapi kayanya gw ga perlu ngasih harganya yah, biar yang sering pergi kepasar aja yang tau sendiri. Hehehehe (^_^)

Di tambah lagi ongkos angkutan umum yang naik secara sendirinya, tanpa ada ada pemberitahuan dari pemerintah tiba-tiba para tarif angutan umum Jakarta ini naik dengan sendirinya. Yah gw ga bisa nyalahin mereka juga klo di pikirin lebi jauh emang itu juga hak mereka untuk menaikkan harga. Dan gw sebagai pengguna jasa mereka mau ga mau harus menyesuaikan. Walo rada jengkel juga. T_T, tapi gapapa deh [dalem hati]dengan nada penuh kejengkelan[/dalem hati]...

Dari semua harga yang sudah naik, mulai dari bahan pkok sampe tarif. Tapi ternyata ada beberapa pedagang yang tetep ato tidak menaikkan harga jualan mereka. Mereka dengna setianya kepada pelanggan menetapkan untuk ngga naikin harga jual mereka. Para pedagang ini adalah para pedagang tempe. Yup betul sekali, para pedagang tempe bilang kalo mereka berusaha untuk ngga naikin harga tempe mereka, kenapa mereka melakukan sikap heroism ini. Ada yang bilang supaya ga berkurang jumlah pembelinya, dan beberapa alasan yang lainnya.

Tapi tentunya dalam setiap hal selalu ada pengorbanan, kalo harga tempe ga di naikin darimana mereka mendapatkan untung. Usut punya usut ternyata mereka bilang, harga tempe ga di naikin tapi ukurannya mengecil......

Yup btul skuli ukurannya mengecil, dengan mengecilnya bentuk tempe maka harga bisa ga di naikin. Itu strategi yang di pake ama para penjual tempe. Brati nanti-nanti kalo beli gorengan jangan protes klo bentuknya mengecil yah tapi harganya ga berubah. Hehehehe (^_^)

Jadi gimana klo kek gini aja solusinya, walopun BBM naik biar harga-harga pada ga naik mending ukurannya aja yang di perkecil.